<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884</id><updated>2012-02-17T11:00:30.815+07:00</updated><title type='text'>Words of Believer - Renungan seorang Penumpang Ekonomi..</title><subtitle type='html'>The Contemplation of an Economic Jabotabek Electric Train Daily Commuter...

Formula-1.. Astronomy.. KRL.. Gadget.. Technology..</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>29</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-116279394406020812</id><published>2006-11-06T11:15:00.000+07:00</published><updated>2006-11-15T11:37:23.766+07:00</updated><title type='text'>Apakah Korupsi Ditoleransi Untuk Kesejahteraan?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Korupsi.. Seperti sebuah kata yang sudah di-daulat berkonotasi sangat jelek dan negatif.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Apakah Korupsi itu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menurut UU 31/1999 jo UU 20/2001, dalam 13 pasalnya - korupsi didefinisikan sebagai; "kerugian uang negara", "suap-menyuap", "penggelapan dalam jabatan", "pemerasan" dan total 30 definisi lainnya. Lengkapnya baca di &lt;a href="http://kpk.go.id"&gt;KPK&lt;/a&gt; - "&lt;a href="http://www.kpk.go.id/modules/wmpdownloads/singlefile.php?cid=10&amp;lid=19"&gt;Buku Saku Anti Korupsi&lt;/a&gt;".&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa hubungannya Korupsi dengan "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Renungan Seorang Penumpang Ekonomi&lt;/span&gt;"?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang penumpang harian KRL Ekonomi Jakarta-Bogor, praktek ini penulis saksikan hampir setiap hari diatas kereta yang penulis tumpangi. Paling tidak, 3 kategori korupsi dalam buku saku KPK itu terjadi secara nyata; "kerugian uang negara", "suap-menyuap", dan "penggelapan dalam jabatan". Pelakunya; petugas resmi PTKA dan penumpang yang tidak mematuhi peraturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai pengamatan harian penulis - yang paling sering terjadi adalah bila seorang penumpang KRL Ekonomi kedapatan tidak membeli karcis dan tidak memiliki abonemen. Menurut peraturan (seperti sticker yang tertempel di hampir seluruh pinggir pintu KRL), denda resminya adalah Rp 5000 dan petugas harus memberikan karcis suplisi sebagai pengganti tiket. Tetapi pada prakteknya, penumpang tersebut cukup menyelipkan selembar ribuan ke tangan petugas PTKA dan sang petugas pun akan berlalu tanpa ragu. Ini hanya sebuah contoh kecil dan terjadi hampir setiap saat pemeriksaan karcis di atas gerbong dilakukan oleh petugas.&lt;br /&gt;Pertanyaan... Secara jujur di nurani, apakah itu korupsi?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alasan Korupsi Resmi Petugas PTKA?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ini yang menjadi dilema. Satu-satunya alasan paling utama yang dikedepankan korps operasional PTKA yang melakukan hal tersebut adalah KESEJAHTERAAN. Ini dikuatkan oleh pernyataan A. Abdurahman (Dir Personalia dan Umum PTKA) saat bertemu dengan beberapa orang dari komunitas &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/krl-mania"&gt;KRLMania&lt;/a&gt;; "...penuhi dulu kewajiban pemerintah kepada karyawan kami (baca jaminan hari tua  (JHT) eks PNS PJKA sebesar Rp2,274 triliun)...", dikutipkan dari &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/KRL-Mania/message/32601"&gt;email rekan Agus Imansyah&lt;/a&gt; yang menemui pejabat PTKA itu beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;Artinya para pejabat di level management PTKA mengetahui terjadinya ketidak-beresan di level operasional dan SENGAJA MEMBIARKAN-nya karena pemerintah masih mempunyai utang kepada PTKA. Pernyataan ini adalah analisa penulis baik secara teori maupun secara praktek langsung di lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/Eko%20004.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/400/Eko%20004.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Kambing Hitam dari Korupsi Resmi ini&lt;/span&gt;?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;PENUMPANG! DAN CUMA PENUMPANG!&lt;br /&gt;Karena melalaikan kewajibannya untuk membeli tiket sesuai dengan aturan resmi dan bersedia memberikan uang suap kepada petugas untuk menutupi pelanggaran tersebut, maka seluruh kesalahan yang terjadi di lapangan dalam kasus ini ditimpakan kepada penumpang.&lt;br /&gt;Lho.. Petugas yang menerima uang suap itu kemana? Bukankah korupsi terjadi secara 2 arah? Apakah artinya karena resmi ber-seragam maka sang petugas yang "menerima uang suap" dari penumpang lantas tidak dikategorikan sebagai koruptor - karena toh uang yang dia terima tidak akan "masuk ke kas negara"?&lt;br /&gt;Inilah yang menggelikan. Seakan seluruh masalah yang terjadi - termasuk soal kerugian yang dialami PTKA pada tiap tahunnya, dengan mudah ditimpakan kepada penumpang yang tidak melaksanakan kewajibannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apakah 100% Penumpang KRL melakukan Korupsi Resmi ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya pasti tidak. Penulis jelas akan keberatan bila termasuk yang disalahkan. Penulis selalu memastikan bahwa setiap bulan "dilengkapi" dengan KTB sesuai dengan jurusan, atau membeli karcis bila tidak membawa KTB. Menurut survey amatir dan tidak ber-lisensi yang dilakukan penulis, di dalam gerbong KRL di luar jam sibuk - persentase penumpang tidak bayar hanya sekitar 10%-20%. Jadi jelas analogi bahwa kerugian PTKA disebabkan oleh penumpang tidak bayar adalah sama sekali tidak benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jadi apakah Penumpang masih berhak menuntut layanan berkwalitas dari PTKA?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sangat berhak - tentu saja, bagi penumpang yang sudah melaksanakan seluruh kewajibannya sebagai penumpang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apakah PTKA berhak mengurangi hak Penumpang karena alasan Kesejahteraan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tidak dan SEHARUSNYA Tidak. Tidak ada alasan untuk mengorbankan Penumpang. Apalagi untuk penumpang yang sudah melaksanakan seluruh kewajibannya sebagai penumpang&lt;/span&gt;. Sebagai sebuah perusahaan layanan publik, maka tidak ada kata lain bagi PTKA dan jajarannya selain dari MELAYANI. Itulah mengapa mereka menjadi "Pegawai Negeri" khan?!&lt;br /&gt;Mengenai masalah internal BUMN ini - keuntungan, kerugian, kesejahteraan dan lainnya, seharusnyalah management dan petugas operasional PTKA bisa professional dalam memilah apakah memang penumpangnya seharusnya dilibatkan atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan khusus untuk kesejahteraan, jelas sama sekali tidak ada proporsi penumpang di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penumpang yang perduli - seperti penulis, hanya bisa menghimbau dan menghimbau kepada pemerintah untuk memenuhi hak para pegawai PTKA - walaupun memang pemerintah negeri ini sedang "dalam kondisi sulit".&lt;br /&gt;Tapi satu hal yang pasti - jangan harapkan penulis men-tolerir laku korupsi para petugas operasional PTKA hanya karena alasan kesejahteraan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, STOP mengorbankan hak penumpang berbayar hanya untuk mendapatkan hak kesejahteraan yang didapatkan dengan laku korupsi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*foto: toraemon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*hanya-seorang-pengamat-amatir*&lt;br /&gt;FO&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-116279394406020812?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/11/apakah-korupsi-ditoleransi-untuk.html' title='Apakah Korupsi Ditoleransi Untuk Kesejahteraan?'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/116279394406020812/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=116279394406020812&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/116279394406020812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/116279394406020812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/11/apakah-korupsi-ditoleransi-untuk.html' title='Apakah Korupsi Ditoleransi Untuk Kesejahteraan?'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-116236698439695010</id><published>2006-11-01T14:33:00.000+07:00</published><updated>2006-11-01T14:43:04.403+07:00</updated><title type='text'>Minal Aidin wal Faidzin..</title><content type='html'>To all who celebrates..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minal Aidin wal Faidzin&lt;br /&gt;Mohon Maaf Lahir Batin&lt;br /&gt;atas segala salah dan alpa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-116236698439695010?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/116236698439695010/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=116236698439695010&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/116236698439695010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/116236698439695010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/11/minal-aidin-wal-faidzin.html' title='Minal Aidin wal Faidzin..'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-116107331356185008</id><published>2006-10-17T15:17:00.000+07:00</published><updated>2006-10-17T15:29:24.736+07:00</updated><title type='text'>Sebatang Padi - A Tribute to My Father..</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;Batang padi..&lt;br /&gt;Semakin berisi bulir padinya maka akan semakin merunduk dirinya..&lt;br /&gt;Kemudian..&lt;br /&gt;Ada 2  pilihan..&lt;br /&gt;Satu - mati tanpa arti..&lt;br /&gt;dengan bulir padi yang tersimpan  penuh hingga akhir di dada..&lt;br /&gt;atau&lt;br /&gt;Dua - mati memenuhi takdirnya  hadir di dunia..&lt;br /&gt;Pada saat dunia membutuhkannya, ia akan  bangkit tegak menatap langit..&lt;br /&gt;Membiarkan dirinya menjadi pemuas  lapar dunia,&lt;br /&gt;walaupun terinjak dan ditebas menjadi resikonya..&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-116107331356185008?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/10/sebatang-padi-tribute-to-my-father.html' title='Sebatang Padi - A Tribute to My Father..'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/116107331356185008/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=116107331356185008&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/116107331356185008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/116107331356185008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/10/sebatang-padi-tribute-to-my-father.html' title='Sebatang Padi - A Tribute to My Father..'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-116010697609936873</id><published>2006-10-06T10:23:00.000+07:00</published><updated>2006-10-06T10:57:55.983+07:00</updated><title type='text'>Pencerahan..</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;Sebuah bisikan sayang..&lt;br /&gt;Tepukan halus di bahu..&lt;br /&gt;Tarikan tangan..&lt;br /&gt;Senyum manis..&lt;br /&gt;Ucapan sahabat..&lt;br /&gt;Teriakan musuh..&lt;br /&gt;Tamparan keras..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indahnya langit..&lt;br /&gt;Segarnya udara..&lt;br /&gt;Pekatnya polusi..&lt;br /&gt;Kemacetan..&lt;br /&gt;Bencana..&lt;br /&gt;Tragedi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada di mana-mana&lt;br /&gt;Bila berkenan sedetik merenung&lt;br /&gt;Bila hendak sesaat berhenti&lt;br /&gt;Bila ingin membuka hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sujudku total di hadapan Sang Maha&lt;br /&gt;Sadar diri beruntung saat Pencerahan menghampiri&lt;br /&gt;Saat akal berdiskusi&lt;br /&gt;Saat hati tersiram&lt;br /&gt;Saat tahu diri hanya manusia yang tak kunjung sempurna&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-116010697609936873?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/10/pencerahan.html' title='Pencerahan..'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/116010697609936873/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=116010697609936873&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/116010697609936873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/116010697609936873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/10/pencerahan.html' title='Pencerahan..'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-116003836924215663</id><published>2006-10-05T15:50:00.000+07:00</published><updated>2006-10-05T16:02:43.006+07:00</updated><title type='text'>Inikah PT. KA Beberapa Tahun Yang Akan Datang?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Perhatikan berita ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis, 05/10/2006 11:38 WIB   &lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/10/tgl/05/time/113809/idnews/689641/idkanal/10"&gt;Tergusur Busway Koridor V &amp; VII, 2.704 Mikrolet Mogok Massal.  &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2.704 Mikrolet yang berhubungan dengan rute busway koridor V (Kampung Melayu-Ancol) dan VII (Kampung Rambutan-Kampung Melayu) melakukan mogok massal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan benak langsung melangkah sekian tahun ke depan saat kompetitor swasta mulai dibukakan pintu untuk merambah layanan KA. Hmmm.. Inikah gambaran yang akan terjadi dengan PT. KA dan para karyawannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk PT. KA YTH, bukankah semua ini bisa diperkirakan dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;predictable&lt;/span&gt; dari sejak sekian tahun lalu? Bukankah lebih baik perbaikan kwalitas layanan, SDM, sarana dan prasarana di-akselerasi momentumnya agar sudah siap bersaing pada saatnya nanti? Ataukah masih&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; terus nyaman dengan berbagai klise dan alasan pen-justifikasi berbagai kesalahan dan pelanggaran dalam kerangka layanan publik berkwalitas?&lt;br /&gt;Kalau yang terakhir menjadi alasan, siapkah PT. KA YTH saat kejadian diatas tiba?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/Eko%20SRP%20001_resize.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/320/Eko%20SRP%20001_resize.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pendapat pribadi penulis..&lt;br /&gt;Persaingan bisnis secara sehat dan kompetitif akan melahirkan banyak keuntungan bagi konsumen. Perhatikan harga dan kwalitas layanan GSM saat ini bila dibanding dengan sekian tahun lalu saat membeli Kartu Perdana saja harus merogoh 300 sampai 400 ribu rupiah. Maksudnya kalau memang ingin mendapat konsumen, berikanlah hak konsumen dengan selayaknya. Janganlah operator merasa bisa memperlakukan konsumen seenaknya pada saat "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;menjadi Raja&lt;/span&gt;", kemudian berteriak-teriak minta perlindungan saat kompetitor menggilas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan di lapangan.. Berapa kali anda naik Angkutan Umum kemudian diperlakukan seenaknya oleh sang supir dan kondektur? Dipaksa berdesakan seperti sarden.. Diturunkan di tengah jalan.. Diajak menghabiskan waktu menemani mereka "ngetem" (berhenti menunggu penumpang lain).. Atau berbagai kisah menyedihkan lainnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So sudah waktunya konsumen mendapatkan apa yang menjadi haknya. Dan busway seharusnya bukan sebuah ancaman bila para operator Mikrolet tersebut menghargai para penumpangnya dengan layanan berkwalitas. Betul? Atau masih mau sibuk mencari alasan lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*disarikan dari berita detikcom&lt;br /&gt;**foto toraemon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FO&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-116003836924215663?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/10/inikah-pt-ka-beberapa-tahun-yang-akan.html' title='Inikah PT. KA Beberapa Tahun Yang Akan Datang?'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/116003836924215663/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=116003836924215663&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/116003836924215663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/116003836924215663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/10/inikah-pt-ka-beberapa-tahun-yang-akan.html' title='Inikah PT. KA Beberapa Tahun Yang Akan Datang?'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115993690181112549</id><published>2006-10-04T11:03:00.000+07:00</published><updated>2006-10-04T14:43:20.483+07:00</updated><title type='text'>Pengambilan Posisi Penumpang Angkutan Massal terhadap Operator...</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Angkutan Umum di Jakarta (atau Indonesia secara keseluruhan..)..&lt;br /&gt;Apa yang ada di benak saat mendengar kalimat di atas&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;?&lt;br /&gt;Kalo bertanya pada penulis, maka jawabannya pasti "..menyedihkan.."&lt;br /&gt;Penumpang yang faktanya adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;share-holder&lt;/span&gt; utama pada kenyataannya hanyalah dijadikan sebagai "objek yang memberi uang" tanpa ada hak untuk "meminta kembali atas nilai uang yang dikeluarkan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah naik angkot di daerah pinggiran kota? Berapa kali anda harus sabar dan menyabarkan diri saat sang supir "ngetem" (berhenti menunggu penumpang..)? Tidak perduli bahwa penumpangnya ingin cepat pulang, ingin cepat berkumpul dengan keluarga atau ada urusan urgent lainnya. Tidak perduli bahwa penumpang yang MEMBAYAR sang supir dan bukan sebaliknya. Tidak perduli bahwa penumpang mempunyai hak lebih.&lt;br /&gt;Pernah naik KRL Ekonomi pada jam sibuk? Well, sepertinya walaupun belum pernah - pasti pembaca tahu persis bagaimana kondisi di lapangan. Penulis sendiri selalu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;terpaksa&lt;/span&gt;  menghindari jam sibuk ini, baik karena pekerjaan ataupun karena memang ingin sedikit lebih leluasa...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/Eko%20002_resize.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/320/Eko%20002_resize.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Intinya di Republik ini, pelayanan moda angkutan umum sama sekali tidak memenuhi standard, kecuali bila mempunyai uang lebih dan mempunyai pilihan untuk menumpang taksi, busway atau KRL Express.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dimanakah seharusnya posisi penumpang dalam konteks hubungan "Pemerintah-Operator-Penumpang"?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis merasa bahwa seharusnya Penumpang (dengan asumsi bahwa yang bersangkutan sudah melaksanakan kewajibannya untuk membayar) adalah entitas yang harus diposisikan di tempat paling atas dalam rantai layanan, dengan pemerintah berada di posisi terbawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya dengan kondisi pemerintah - baik tekanan ekonomi maupun akibat permainan politik DPR dan parpol yang tak pernah selesai - yang lebih mementingkan studi banding dan kunjungan kerja ke luar negeri - yang pastinya menyedot uang rakyat, hubungan antara Pemerintah-Operator menjadi tidak lancar karena adanya dana PSO (Public Service Obligation) yang belum dibayar Pemerintah.&lt;br /&gt;PSO adalah dana subsidi pemerintah yang dihitung berdasarkan selisih antara biaya yang dikeluarkan untuk operasi angkutan KA kelas ekonomi dengan pendapatan angkutan kereta api penumpang yang tarifnya ditetapkan pemerintah. Dan untuk tahun anggaran 2006 PT. KA berhak atas Rp 350 Miliar dana PSO dari Pemerintah. Masalah yang terjadi adalah meskipun menganggarkan PSO kepada PT KA pada 2006, namun sejak 2000-2005 terdapat akumulasi kekurangan pembiayaan PSO yang mencapai Rp1,61 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi - dari sudut pandang Penumpang, apakah ini serta-merta menjadi masalah Penumpang? Jawabannya; JELAS TIDAK! Memaklumi dan membantu menyuarakan, mungkin boleh.. tapi bila diharapkan mengerti dan kemudian menerima sebagai alasan atas buruknya kwalitas layanan? Well, saya rasa Operator mengharap terlalu banyak dari Penumpang. Untuk para Operator - bersyukurlah bahwa monopoli layanan umum di negeri ini masih merupakan hal biasa. Tetapi begitu kompetitor dimunculkan - ambil contoh adanya busway akan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;membunuh&lt;/span&gt; banyak angkutan umum, barulah saat itu mereka (a.k.a para Operator) &lt;span style="font-style: italic;"&gt;terpaksa meninggalkan zona nyamannya&lt;/span&gt; untuk berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analogi.. Bila anda telah membayar untuk menikmati layanan dari sebuah Perusahaan dan Perusahaan tersebut mempunyai masalah internal, apakah berarti anda harus ikut menyelesaikan persoalan internal Perusahaan yang sudah anda bayar tersebut? You gotta be kidding me, maan.. Kalau mempunyai pilihan, penulis kira anda akan meninggalkan Perusahaan tersebut dan mencari Perusahaan yang bisa memberikan layanan yang lebih baik, betul?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, bagi sebagian besar warga komuter Jabodetabek yang memilih kereta api sebagai moda transportasi utama - pilihan tersebut jauh lebih tidak menguntungkan - baik dari segi waktu, biaya dan tenaga, bila memutuskan mengganti moda transportasi. Dan itulah yang benar-benar dimanfaatkan Operator layanan umum di negeri ini - &lt;span style="font-style: italic;"&gt;memaksa&lt;/span&gt; pelanggan berbayar-nya terpaksa menerima "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hanya segitu&lt;/span&gt;" - tanpa ada hak meminta lebih..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kesian deh Penumpang&lt;/span&gt;..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*disarikan beberapa bagian dari Antara&lt;br /&gt;**gambar copyright toraemon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FO&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115993690181112549?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/10/pengambilan-posisi-penumpang-angkutan.html' title='Pengambilan Posisi Penumpang Angkutan Massal terhadap Operator...'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115993690181112549/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115993690181112549&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115993690181112549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115993690181112549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/10/pengambilan-posisi-penumpang-angkutan.html' title='Pengambilan Posisi Penumpang Angkutan Massal terhadap Operator...'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115976591296554011</id><published>2006-10-02T10:15:00.000+07:00</published><updated>2006-10-03T16:02:06.280+07:00</updated><title type='text'>Schumacher - Miracle do happens in China!</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Keajaiban terjadi setiap hari - di bagian manapun dunia ini. Dan kemarin - hal tersebut terjadi di Cina, tepat di GP Shanghai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Start dari posisi ke-6 dalam keadaan track basah - sang Legenda, Michael Schumacher - mempertahankan konsistensi julukan "The Rain Master" dengan sebuah pertunjukan konsistensi dan daya juang yang mengagumkan. Walau dengan ban basah Bridgestone yang diklaim "sedikit lebih jelek" dari Michelin, Schummy dapat mempertahankan laju Ferrari-nya dengan melewati duo Honda di depannya - Button dan Barrichelo. Walau sempat tertinggal hingga 25 detik dari Alonso yang tetap di depan sejak start dan juga masalah yang kembali mengganggu Raikonnen dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;reliability&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; McLaren, Schummy dapat mempertahankan posisi ke-3 hingga saat &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;pitstop window&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu lintasan sudah mulai kering - walau belum cukup untuk langsung mengganti dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;slick&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;, dan kebanyakan team hanya mengisi bahan bakar tanpa mengganti ban basah lamanya. Tetapi tidak demikian dengan Alonso. Mempertahankan set ban belakangnya, Renault memutuskan mengganti ban depan kirinya. Alonso membela team-nya dan mengatakan bahwa keputusan itu diambil karena kondisi ban depannya yang sudah tidak layak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saat itulah keajaiban terjadi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertinggal 25 detik - Schumacher mendekati Fisichella, memangkas hampir 10 detik ketertinggalannya dalam beberapa lap - dan memaksa pembalap kedua Renault itu untuk mendekati Alonso - yang terlihat begitu sulit mencari grip dari ban barunya dengan kondisi lintasan yang semakin kering, menghilangkan selisih 15 detik menjadi hingga hanya satu per ribuan detik. Beberapa kali - dengan begitu kuatnya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;pressure&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Ferrari Schummy di belakangnya, Fisichella terpaksa melewati Alonso yang dengan susah payah mempertahankan posisi pertamanya.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/China%20-%20Schummy%20004.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/320/China%20-%20Schummy%20004.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Hingga akhirnya - dengan keputusan yang dibuat team dan desakan dari chief  mechanic &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%; font-style: italic;"&gt;Fisi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;, Alonso terpaksa merelakan pembalap keduanya itu untuk  mengambil posisi pertama, mungkin dengan pertimbangan bahwa dia mampu menahan  Schumacher hingga &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%; font-style: italic;"&gt;pitstop window&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt; kedua tiba untuk mengganti bannya.&lt;br /&gt;Tetapi dengan  performance Ferrari dan sang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%; font-style: italic;"&gt;Rain Master&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt; - ditambah dengan begitu lambatnya laju Renault  tunggangnya, tidak sampai 1 lap kemudian - Schumacher menyodok ke posisi  ke-2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%; font-style: italic;"&gt;pitstop window&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt; kedua tiba - didahului dengan Alonso, kemudian  Schumacher dan Fisichella, berturut-turut Renault mencoba mengambil kembali  momentum. Tetapi terlambat - karena saat &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%; font-style: italic;"&gt;Fisi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt; keluar dari pitstopnya, Schummy melewatinya di tikungan  pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/China%20-%20Schummy%20007.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; cursor: pointer; text-align: center;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/320/China%20-%20Schummy%20007.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dan sejak itulah Ferrari Schummy mendikte lomba hingga finish,  sementara Alonso harus puas di posisi ke-2 setelah beberapa lap terakhir dia  mencoba memaksimalkan performa ban kering Michelin, walau belum cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/China%20-%20Schummy%20001.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; cursor: pointer; text-align: center;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/320/China%20-%20Schummy%20001.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah akhir GP Shanghai, Schumacher memimpim klasemen dengan 116.  Sementara Alonso di posisi kedua walau poin sama. Hal ini dikarenakan Schummy  memenangi GP lebih banyak 1 seri daripada Alonso. Sementara dengan tambahan poin  dari Fisichella - dan gagal finishnya Massa, Renault memimpin klasemen  konstruktor dengan 179 - lebih 1 poin dari Ferrari dengan 178. Tahun 2006 juga  menandai pertama kalinya Schumacher mendapat nilai - bahkan menjuarai, GP  Shanghai setelah 2 kali pergelaran sebelumnya Schummy dan Ferrari sama sekali  tidak mendapatkan nilai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, minggu depan menunggu Suzuka - yang  rumournya merupakan favorite Ferrari dan Schummy, dan 2 minggu ke depan penutup  seri akan diadakan di Interlagos - yang diinginkan Renault untuk  dimenangi.&lt;br /&gt;Kesimpulannya; what two races we have for next 3 weeks. and WHAT A  SEASON!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pictures from F1-live and F1RacingNet...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;a href="http://foctavian.blogspot.com/2006/10/schumacher-miracle-do-happens-in-china.html"&gt;Lanjutkan beritanya di sini...&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115976591296554011?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/10/schumacher-miracle-do-happens-in-china.html' title='Schumacher - Miracle do happens in China!'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115976591296554011/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115976591296554011&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115976591296554011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115976591296554011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/10/schumacher-miracle-do-happens-in-china.html' title='Schumacher - Miracle do happens in China!'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115933411431000053</id><published>2006-09-27T10:57:00.000+07:00</published><updated>2006-10-03T11:00:41.730+07:00</updated><title type='text'>Sebuah Kemewahan di Gerbong Ekonomi..</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pagi ini di stasiun Citayam - 09.10 BBWI...&lt;br /&gt;Memasuki hari ke-3 bulan Ramadhan, terasa suasana stasiun agak lengang. Apalagi dengan "hilang"-nya lapak para pedagang K-5 yang biasa memenuhi peron tengah. Tetapi kenyamanan itu sedikit terganggu dengan begitu banyaknya bakul dagangan dan bawaan beberapa pedagang buah yang ingin menjadi penumpang. Terasa tak mengganggu saat kereta kosong, tetapi akan sangat menjengkelkan bila sang pedagang memaksa masuk saat kereta padat dengan penumpang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kereta yang ingin kutumpangi pun tiba. Hmmm.. tidak begitu padat, malah bisa dibilang kosong. Sepertinya "Bojong Balik" - KRL Sekunder yang berangkat dari st. Bojonggede. Senyum mengembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mewah..." batinku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:130%;" &gt;&lt;a href="http://foctavian.blogspot.com/2006/09/sebuah-kemewahan-di-gerbong-ekonomi.html"&gt;Selanjutnya...&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115933411431000053?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/09/sebuah-kemewahan-di-gerbong-ekonomi.html' title='Sebuah Kemewahan di Gerbong Ekonomi..'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115933411431000053/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115933411431000053&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115933411431000053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115933411431000053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/09/sebuah-kemewahan-di-gerbong-ekonomi.html' title='Sebuah Kemewahan di Gerbong Ekonomi..'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115932933061825571</id><published>2006-09-27T10:14:00.000+07:00</published><updated>2006-10-03T11:01:32.326+07:00</updated><title type='text'>On the Way to Pluto with Jupiter Assistance...</title><content type='html'>&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Did you know that NASA had launched a mission previously targetting our Solar System's 9th Planet - Pluto?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Did you know that between the launch date and the arrival date of this mission in Jupiter, Pluto has been demoted to a "Dwarf" Planet?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Did you know that to IAU, Pluto has changed its name?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Did you know the name of the mission?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Some trivial question related to one spesific mission - &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;New Horizon&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;. And Pluto now - according to IAU, has been named 134340 in the Minor Planet Catalogue.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;On January 19, 2006 - NASA has launched an interplanetary mission called New Horizon (NH). NH's missions were primarily set to observe the Sun's 9th Planet - Pluto and its twin binary, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;Charon&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; and their moons, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;Nix&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; and &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;Hydra&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;. But since the IAU majority vote to demote the system into a "Dwarf Planet" classification in August 2006, even most of the mission control people felt the mission has been degraded - NH is still on its way.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:130%;" &gt;For more, &lt;a href="http://foctavian.blogspot.com/2006/09/on-way-to-pluto-with-jupiter.html"&gt;click here&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115932933061825571?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://pluto.jhuapl.edu/news_center/news/092606.html' title='On the Way to Pluto with Jupiter Assistance...'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115932933061825571/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115932933061825571&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115932933061825571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115932933061825571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/09/on-way-to-pluto-with-jupiter.html' title='On the Way to Pluto with Jupiter Assistance...'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115916341573927350</id><published>2006-09-25T12:47:00.000+07:00</published><updated>2006-10-03T11:02:33.050+07:00</updated><title type='text'>Scientists Discover New Ring and Other Features at Saturn</title><content type='html'>&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;From NASA-Cassini Mission Website...&lt;br /&gt;09.19.06&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saturn sports a new ring in an image taken by NASA's Cassini spacecraft on Sunday, Sept. 17, during a one-of-a-kind observation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Other spectacular sights captured by Cassini's cameras include wispy fingers of icy material stretching out tens of thousands of kilometers from the active moon, Enceladus, and a cameo color appearance by planet Earth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Image right: A new diffuse ring, coincident with the orbits of Saturn’s moon’s&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/158318main_pia08322-200.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/320/158318main_pia08322-200.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Janus and Epim&lt;/span&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;e&lt;/span&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;t&lt;/span&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;heus, has been&lt;/span&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; revealed in ultra-high phase angle views from Cassini. Image credit: NASA/JPL/Space Science In&lt;/span&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;stitute&lt;br /&gt;+ Full image and caption&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;For more, &lt;a href="http://foctavian.blogspot.com/2006/09/scientists-discover-new-ring-and-other.html"&gt;click here&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;font&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115916341573927350?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.nasa.gov/mission_pages/cassini/media/cassini-20060919.html' title='Scientists Discover New Ring and Other Features at Saturn'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115916341573927350/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115916341573927350&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115916341573927350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115916341573927350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/09/scientists-discover-new-ring-and-other.html' title='Scientists Discover New Ring and Other Features at Saturn'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115916281364175310</id><published>2006-09-25T12:36:00.000+07:00</published><updated>2006-09-25T12:40:13.656+07:00</updated><title type='text'>Pertemuan KRLmania dengan Manajemen PT KA</title><content type='html'>&lt;span class="bodytext"  style="font-size:85%;"&gt;Berita dari KRLmania.com,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Jumat (22/9) kamerin, para penumpang KRL yang tergabung dalam Forum Pengguna KRL Jabodetabek dan Serpong, yang aktif berkomunikasi melalui milis KRL-Mania@yahoogroups.com, menyelenggarakan sebuah acara yang mempertemukan para pengguna jasa angkutan KRL Jabotabek dengan jajaran Direksi PT. KA Divisi Jabotabek dan juga PT. Jasa Rahardja selaku perusahaan asuransi kecelakaan bagi penumpang kereta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang berlangsung di lobi Stasiun Sudirman (Dukuh Atas) ini dihadiri lebih dari 100 orang roker dari berbagai penjuru Jakarta, Depok, Bogor, Serpong, Tangerang, dan Bekasi, dan juga perwakilan dari berbagai Organisasi misalnya, Asosiasi Pengguna Angkutan Umum, serta hadir pula rekan-rekan dari 'Bike to Work'. Sedangkan Dari PT. KA dihadiri oleh Direktur Personalia Umum dan SDM, Amin Abdurrahman beserta staf, Kepala Divisi Jabotabek Tating Setiawan beserta staf, Kepala Humas Daops 1 PT. KA Ahmad Sujadi beserta staf, dan dua orang perwakilan dari PT. Jasa Raharja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan ini, para roker menyampaikan keluhan-keluhannya mengenai pelayanan PT. KA saat ini terutama pelayanan KRL Jabotabek. Mulai dari sikap petugas yang suka 'mengemplang' uang kembalian saat menjual karcis, jadwal kedatangan dan keberangkatan KRL yang sering sekali ngaret, penumpang gelap, 'gocengers', ulah masinis serta kondektur yang suka ‘damai’, fasilitas keamanan, kereta commuter, sterilisasi stasiun, pelemparan batu oleh oknum tertentu, electronic ticketing, nomor tempat duduk pada KRL-Ekspres, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi keluhan-keluhan tersebut, jajaran direksi PT. KA berusaha menjawab dan memberikan berbagai solusi antara lain akan mengaktifkan kembali peran Polsuska untuk menertibkan penumpang gelap serta penumpang yang naik di atas atap serta melakukan fungsi keamanan di dalam KRL. “Yang pasti, kami tidak akan melakukan penggundulan atau menyuruh mereka (orang yang naik atap KA) membuka baju, itu tidak manusiawi. Kami juga telah menempatkan beberapa rekan kami untuk memantau penumpang yang bertindak seperti itu di beberapa stasiun seperti di Stasiun Tebet dan Stasiun Klender. Kenapa di Tebet? Karena disitu banyak penumpang yang turun saat jam-jam sibuk sehingga mereka yang naik ke atap dapat kita turunkan dan dapat menempati gerbong yang sudah lengang,” ujar tating Setiawan, Kepala Divisi jabotabek PT KA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk saran pembersihan area stasiun, Amin Abdurrahman menjawab, “Untuk sterilisasi stasiun nampaknya belum bisa terealisasi, karena kita juga harus memikirkan dampak ekonomi dari para pedagang-pedagang stasiun. Kalau kita ngotot, akibatnya seperti pelemparan batu yang akan merugikan para penumpang dan kami (PT. KA) sendiri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai kondektur dan masinis yang nakal, salah satu Direktur yang salah satu tugasnya menangani urusan kepegawaian ini menjelaskan bahwa pemecatan masinis dan kondektur bandel, yang masih sering ‘berdamai’ dengan penumpang gelap atau para 'gocengers' sudah sering dilakukan. Tapi menurutnya, hal ini tidak bisa dilakukan terus menerus karena pada saat ini saja PT. KA sedang kekurangan tenaga untuk kondektur dan juga masinis. “Beberapa ada yang kami alihtugaskan menjadi penjaga pintu perlintasan Kereta Api.” Tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjawab pertanyaan seorang Roker asal Bogor dari komunitas Bike to Work, mengenai boleh tidaknya sepeda naik ke atas kereta,Kepala Seksi ANgkutan Jabotabek, PT KA, Setiawan Rubiono, menjelaskan, seharusnya sepeda tidak boleh dinaikkan di atas kereta. Hal itu telah tercantum dalam peraturan perkereta-apian. Begitu pula dengan barang-barang besar lainnya. Karena kereta fungsinya hanya untuk penumpang, bukan barang. Kecuali untuk kereta yang memang ada bagasinya. “Istilahnya kereta B,” jelasnya. “Di dalam kereta bagasi itu memang boleh menaikkan barang-barang besar. Motorpun boleh diangkut dalam kereta-B itu. Tapi itu hanya ada untuk kereta ke luar kota.” Tambahnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi usulan yang belum terealisasi seperti KRL commuter (lingkar Jakarta), Electronic ticketing, dan Ekonomi AC, Tating kembali menjelaskan bahwa untuk KRL commuter baru bisa terealisasi jika di Jakarta sudah tidak ada lagi KRL kelas Ekonomi, Semi Ekspres, dan Ekspres. “Artinya, semuanya harus sama kelasnya.” Tambahnya lagi, “Untuk electronic ticketing sedang dalam tender, dan untuk KRL Ekonomi AC sedang diusahakan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam acara ini juga diisi dengan presentasi oleh PT. Jasa Raharja mengenai pengajuan klaim asuransi kecelakaan. Dalam presentasi tersebut dijelaskan, bahwa yang berhak mendapatkan santunan adalah penumpang angkutan umum bermotor seperti bis, kereta api, kapal laut, pesawat udara, angkutan sungai dan danau, serta ferry. Dijelaskan pula bahwa korban yang ditabrak oleh kendaraan bermotor (pejalan kaki), penumpang kendaraan yang ditabrak kendaraan lain, atau korban ditabrak kereta api juga berhak mendapatkan santunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Santunan dapat diajukan dengan syarat-syarat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk korban meninggal dunia:&lt;br /&gt;1. Laporan Polisi (Kepolisian setempat / PT.KA / Syahbandar Laut / Udara / DLLASDP)&lt;br /&gt;2. Surat Kematian Rumah Sakit / Puskesmas&lt;br /&gt;3. Sutar Nikah + KTP Suami/Istri (Jika korban menikah)&lt;br /&gt;4. Akte Lahir / Ijazah – KTP orang tua (Jika korban belim menikah)&lt;br /&gt;5. Surat Keterangan Belum Menikah (Korban diatas umur 17 tahun tapi belum menikah)&lt;br /&gt;6. Kartu Keluarga&lt;br /&gt;7. Ket. Ahli Waris (dari Lurah / Camat setempat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk korban luka-luka:&lt;br /&gt;1. Laporan Polisi&lt;br /&gt;2. Kuitansi asli biaya perawatan dan pengobatan disertai perincian dan copy resep obat yang berhubungan dengan kecelakaan&lt;br /&gt;3. Ket. kesehatan korban&lt;br /&gt;4. KTP korban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk korban cacat tetap:&lt;br /&gt;1. Surat keterangan dokter yang merawat korban tentang sifat cacat tetap yang diderita korban (tidak termasuk cacat estetik)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari PT. Jasa Raharja mengatakan, jika ada keluhan mengenai persyaratan atau pengurusan klaim, dapat menghubungi nomor bebas pulsa 0800-1-333-464 atau menghubungi Bapak Aceng di 021-6866-9895&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sela-sela perbincangan dengan para roker, Amin menyatakan bahwa ia sangat senang dengan adanya acara seperti ini, karena dengan adanya komunitas seperti KRL-Mania ataupun Asosiasi lainnya, PT. KA dapat dengan mudah memantau perkembangan KRL serta dapat membantu PT. KA untuk dapat melakukan perubahan agar dapat meningkatkan pelayanan kepada para konsumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, pada pertemuan ini, pertanyaan-pertanyaan mengenai KRL Ekonomi kurang begitu disinggung. Menurut salah seorang peserta yang hadir saat itu, pertanyaan terlalu berpihak kepada pengguna KRL-Ekspres.Sebenarnya pihak KRLmania sudah mengantisipasi hal tersebut, dengan memberikan secara tertulis 'TOP 21' permasalahan yang sering dikeluhkan oleh para pengguna KRL, baik KRL Ekonomi, maupun Ekspres kepada Direksi PT KA. "Mudah-mudahan mereka jadi lebih mengetahui lagi keluhan-keluhan kita, dan segera membuat perbaikan yang berarti dan kongkret," tukas salah seorang penumpang KRL Ekonomi yang hadir dalam pertemuan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(argo/nc)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS; diriku baru hadir saat pertemuan sudah selesai.. Jakarta Weekend Traffic is a pain in the a**!!! Fatmawati-Dukuh Atas = 2 Jam!!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115916281364175310?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://krlmania.com/gerbong/read.php?id=427' title='Pertemuan KRLmania dengan Manajemen PT KA'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115916281364175310/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115916281364175310&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115916281364175310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115916281364175310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/09/pertemuan-krlmania-dengan-manajemen-pt.html' title='Pertemuan KRLmania dengan Manajemen PT KA'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115828969236332665</id><published>2006-09-15T09:42:00.000+07:00</published><updated>2006-09-15T10:16:10.780+07:00</updated><title type='text'>Dalam 3 hari - 2 Bencana Komuter Terjadi Pada Jam Sibuk!</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Satu kata... MENGAGUMKAN! (...walaupun dengan intonasi sinis...)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Satu pertanyaan... "APA SIH MAUNYA PT. KA??" (...terserah intonasinya...)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Dua baris diatas muncul setelah para pengguna jasa PT. KA kembali "diberi hadiah tak terlupakan" oleh operator layanan publik itu dengan 2 Bencana Komuter massal yang terjadi hanya dalam selang waktu 2 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Selasa, September 12, 2006 - antrian panjang penumpang komuter pada jam pulang terhambat dengan mogoknya salah satu rangkaian KRL Ekonomi jurusan Bogor di Stasiun Citayam akibat patahnya pantograph. Pantograph adalah semacam antena yang ada di atas gerbong - yang digunakan sebagai pemasok arus listrik untuk menggerakkan KRL. Hal ini mengakibatkan perjalanan arah Bogor hanya bisa menggunakan 1 rel - yang tentu saja sangat menghambat laju kereta, yang rata-rata penuh sesak oleh para komuter itu. Bahkan beberapa member KRLMania mengaku keretanya "tertahan" hingga hitungan jam - hanya untuk menunggu "sinyal hijau" yang menandakan jalur di depannya bisa dilalui dengan aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seakan belum puas, pada Kamis, September 14, 2006, PT. KA kembali menghancurkan harapan para keluarga komuter untuk bisa berkumpul di rumah tepat waktu setelah seharian bekerja. Putusnya kabel listrik di seputaran UI-Depok Baru yang dimulai pada sore hari mengakibatkan kembali jalur Jakarta Bogor hanya bisa dilalui 1 jalur. Efeknya? Jelas para penumpang bayar harus kembali menjadi korban. Yang beruntung masih sempat mengubah jadwal perjalanan pulangnya dengan memilih moda transportasi lain, atau sempat merasakan sesaknya KLB yang "diturunkan" dari Depo Manggarai. Sementara yang tidak beruntung, hanya dapat pasrah "menikmati".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Pemerintah; Apa sih sebenarnya tanggung jawab PT. KA kepada para penumpangnya bila terjadi masalah tekhnis seperti ini? Penumpang sama sekali tidak bersalah dan tidak seharusnya dihukum dengan cara arogan PT. KA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di benak; bagaimana kalau PT. KA harus mengembalikan uang tiket penumpang yang tidak mampu dilayaninya bila terjadi masalah hingga terlambat lebih dari 1 jam? Dan ini juga berlaku para pemegang abodemen Ekspress dan Ekonomi, bukan hanya para pemegang tiket reguler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAGAIMANA PT. KA? Kalau ini adalah cara anda memaksa pemerintah membayar PSO, anda seharusnya bersujud mohon ampun pada Sang Pencipta karena penumpang tak berdosa lah yang kembali anda korbankan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Satu kata... MENGAGUMKAN! (...walaupun dengan intonasi sinis...)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Satu pertanyaan... "APA SIH MAUNYA PT. KA??" (...terserah intonasinya...)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*Singapore-Observer*&lt;br /&gt;FO&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115828969236332665?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115828969236332665/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115828969236332665&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115828969236332665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115828969236332665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/09/dalam-3-hari-2-bencana-komuter-terjadi.html' title='Dalam 3 hari - 2 Bencana Komuter Terjadi Pada Jam Sibuk!'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115815001355686270</id><published>2006-09-13T18:15:00.000+07:00</published><updated>2006-09-13T20:35:06.600+07:00</updated><title type='text'>Penumpang Kereta Berjuang Untuk Perubahan - Terjemahan Berita "The Jakarta Post"</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penumpang Kereta Berjuang Untuk Perubahan&lt;br /&gt;Anissa S. Febrina, The Jakarta Post, Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;&lt;/span&gt;Hal terakhir yang diinginkan para pekerja adalah terlambatnya mereka pulang ke rumah masing-masing. Akibatnya, anak-anak tidur tanpa ditemani orang tuanya, makan malam yang menjadi mubazir dan acara TV favorit yang terlewatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk para komuter yang menggunakan KRL dari kawasan bisnis Sudirman-Thamrin, keterlambatan tumpangan mereka selama 3 jam pada Senin lalu adalah bukan awal minggu yang baik. Tetapi sementara sebagian besar penumpang yang terkhianati itu memilih pasrah, sekitar 1200an penumpang memilih menyalurkan amarah mereka dengan cara yang lebih produktif.&lt;br /&gt;Merekalah anggota milist KRLMania, sebuah komunitas online yang berdasar pada kekuatan kolektif untuk mengarahkan para konsumen untuk komplain dengan cara yang lebih produktif dan mendorong perubahan dengan lebih terarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Para Konsumen transportasi (publik) sedikit sekali - kalau tidak bisa dibilang tidak sama sekali, memiliki posisi tawar untuk meminta hak mereka atas kwalitas layanan yang lebih baik" ujar salah seorang member Ferry Octavian pada minggu kemarin. Ferry telah menggunakan jasa PT. KA - BUMN yang mengurusi perkereta-apian Indonesia, sejak pertengahan 1980-an.&lt;br /&gt;Ferry mengatakan bahwa monopoli PT. KA terhadap layanan KA di Indonesia membuat konsumennya sama sekali tidak mempunyai akses untuk meminta kwalitas layanan standard.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 2003, sekelompok pegawai komuter pengguna jasa KA dari Stasiun Dukuh Atas mulai membicarakan problem yang mereka hadapi sebagai konsumen jasa KA.&lt;br /&gt;"Sebagian besar anggota adalah penumpang Dukuh Atas. Sebagai pekerja kantor, mungkin itu yang menjadikan kita (milist) menjadi lebih banyak meminta dibanding dengan konsumen lain," ujar Agus Imansyah - Ketua Komunitas.&lt;br /&gt;Sekitar 67,000 penumpang kelas exekutif - sebagian besar adalah pekerja kantor, dan 9,500 pengguna kelas ekonomi menggunakan stasiun Dukuh Atas setiap tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam jangka waktu kurang dari 3 tahun, yang awalnya adalah sebuah forum untuk menyalurkan kekesalan penumpang, telah berubah menjadi sebuah gerakan yang berhasil mendorong operator jasa KA untuk sedikit memperbaiki layanannya.&lt;br /&gt;PT. KA telah menambah jadwal Depok Express setelah didesak oleh anggota milist. BUMN ini juga telah memberikan informasi lebih kepada calon penumpang di stasiun, sebuah contoh keberhasilan desakan para anggota milist ini.&lt;br /&gt;"Keberhasilan itu tidak seberapa bila dibanding dengan begitu komplexnya masalah yang dihadapi PT. KA untuk mulai memperbaiki kwalitas layanannya", ujar Riri - member lainnya. "Begitu juga dengan masalah birokrasi yang harus dihadapi, tetapi kami (milist - red) akan tetap mendorong agar agenda ini berjalan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunitas ini secara aktif memberikan saran pada KaHumas PT. KA Divisi Jabotabek - Akhmad Sujadi, untuk mendorong BUMN ini memberikan kwalitas layanan yang lebih baik, mulai dari problem korupsi yang terjadi diatas KA ("saweran" dan "gocengers" - red) hingga meminta PT. KA untuk memberikan jadwal real-time KA secara online.&lt;br /&gt;"Kami sangat menghargai saran-saran mereka dan berusaha lambat-laun untuk memenuhi keinginan mereka dan penumpang lain", ujar Sujadi. "Kami juga telah mengajak mereka untuk melihat operasional kami secara lebih dekat dan memahami hambatan-hambatan kami dalam memberikan layanan"&lt;br /&gt;Komunitas ini memiliki jadwal berkala untuk bertemu dengan pejabat PT. KA untuk menyalurkan keluhan dan mengawasi kinerja pelayan publik ini atas nama penumpang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Beberapa anggota aktif KRLMania menolong kami dengan menjelaskan pada konsumen lainnya saat kami menghadapi masalah tekhnis yang berujung pada keterlambatan", lanjut Sujadi.&lt;br /&gt;Berita kerusakan sinyal di Manggarai yang menyebabkan keterlambatan massal pada Senin lalu itu juga diumumkan di milist.&lt;br /&gt;"Tetapi berita itu terlambat sehingga tidak semua orang tahu ada problem, sehingga ratusan calon penumpang harus menunggu berjam-jam di stasiun-stasiun" sanggah Maryoto Hadi, seorang anggota baru KRLMania.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi walaupun begitu banyak keluhan kepada pengelola jasa KA ini, milist ini tetap berusaha tampil seimbang.&lt;br /&gt;Salah seorang anggota pernah mengirim email menghimbau anggota lain untuk tidak terlalu menyalahkan para pegawai PT. KA untuk semua kesalahan yang terjadi.&lt;br /&gt;"Kami mengerti bahwa kami tidak seharusnya hanya terus mengkritisi para pegawai PT. KA tanpa memikirkan kesejahteraan mereka", tambah Agus - seorang anggota milist yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunitas ini juga mengumpulkan uang sekedarnya untuk memberi bingkisan Lebaran kepada para operator lapangan PT. KA dan dengan cepat memuji para karyawan BUMN ini bila memang mereka berhasil memuaskan para konsumennya dengan kwalitas layanan yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Milist ini juga berfungsi sebagai forum diskusi untuk penguatan posisi konsumen yang kadang disertai dengan diskusi yang begitu "panas".&lt;br /&gt;Ketika salah seorang anggota mengalami kecelakaan di salah satu stasiun di Depok, anggota lain membantunya dengan memberi jalan untuk klaim asuransi, bahkan untuk mengajukan somasi atas ketidakmampuan PT. KA dalam menjaga keamanan konsumennya.&lt;br /&gt;"Kami berusaha untuk terus menguatkan gerakan ini dengan bekerjasama dengan forum lain", tambah Ferry. "Konsumen harus bersatu agar bisa mendapatkan haknya atas layanan berkwalitas"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;translated and re-written by FO&lt;br /&gt;from "The Jakarta Post"&lt;br /&gt;disarikan dari:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://foctavian.blogspot.com/2006/09/jakarta-post-train-commuters-fight-for.html"&gt;http://foctavian.blogspot.com/2006/09/jakarta-post-train-commuters-fight-for.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/KRL-Mania/message/30312"&gt;http://groups.yahoo.com/group/KRL-Mania/message/30312&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115815001355686270?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/09/jakarta-post-train-commuters-fight-for.html' title='Penumpang Kereta Berjuang Untuk Perubahan - Terjemahan Berita &quot;The Jakarta Post&quot;'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115815001355686270/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115815001355686270&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115815001355686270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115815001355686270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/09/penumpang-kereta-berjuang-untuk.html' title='Penumpang Kereta Berjuang Untuk Perubahan - Terjemahan Berita &quot;The Jakarta Post&quot;'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115812087931120187</id><published>2006-09-13T11:05:00.000+07:00</published><updated>2006-09-13T19:26:05.550+07:00</updated><title type='text'>The Jakarta Post - Train commuters fight for change</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Salut berat sama mbak reporter ini. Mbak Anissa adalah salah satu member milis KRLMania dan dia berhasil menangkap esensi utama collective power di balik milis ini. Wawancara dilakukan di Stasiun Dukuh Atas pada Selasa (September 05, 2006). Thank You Mbak Anissa... We need more reporters like you...&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Train commuters fight for change&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anissa S. Febrina, The Jakarta Post,  Jakarta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The  last thing anyone wants to deal with at the end of a long day at&lt;br /&gt;work is  being delayed on the way home. Children miss their good night&lt;br /&gt;kiss, dinners  get cold and TV programs go unwatched.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For the commuters who use the  train from the Sudirman-Thamrin business&lt;br /&gt;district to get home, last Monday's  three-hour delay was not a good&lt;br /&gt;start to the week. But while most chose to  sulk in silence, 1,200&lt;br /&gt;passengers opted to channel their anger in a more  productive manner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;They are members of the mailing list KRLMania, an  online community&lt;br /&gt;that relies on the power of the collective to make consumer  complaints&lt;br /&gt;more productive and agents for change.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"(Public)  transportation consumers in Greater Jakarta have very little&lt;br /&gt;say or  bargaining power to claim their right to better services," said&lt;br /&gt;mailing list  member Ferry Octavian last week. Ferry has been using PT&lt;br /&gt;KA, the state-owned  rail company, since the mid 1980s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ferry said that PT KA's monopoly over  rail services in the city&lt;br /&gt;prevented customers from having access to a proper  standard of&lt;br /&gt;service.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In 2003, a group of train commuters alighting at  the Dukus Atas&lt;br /&gt;station on Jl. Sudirman started to discuss the problems they  faced as&lt;br /&gt;consumers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Most of our members are passengers from Dukuh  Atas. As office&lt;br /&gt;workers, maybe we are more demanding than others," said  community&lt;br /&gt;chairman Agus Imansyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Around 67,000 executive-class  passengers, mainly office workers, and&lt;br /&gt;9,500 economy-class passengers use  Dukuh Atas station every year.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In less than three years, what started as  a forum for irritated&lt;br /&gt;passengers has turned into a movement that has managed  to persuade the&lt;br /&gt;train operator to improve its services.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT KA added  another train to the Depok express route after being&lt;br /&gt;pestered by the mailing  list. The company also now provides more&lt;br /&gt;information on train delays for  passengers waiting a stations, another&lt;br /&gt;move encouraged by the mailing list's  members.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"It's still not much. We understand that company faces a  complex&lt;br /&gt;problem as to where to start fixing the quality of their  service,"&lt;br /&gt;said member Riri. "On top of that, there is also a rigid  bureaucracy,&lt;br /&gt;but we will keep on pushing our agenda."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The community  presented PT KA's Greater Jakarta division spokesman&lt;br /&gt;Akhmad Sujadi with a  list of suggestions to improve the service,&lt;br /&gt;ranging from tackling on-board  corruption to providing Greater&lt;br /&gt;Jakarta's train schedules on-line.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"We  really appreciate their suggestions and are slowly trying to cater&lt;br /&gt;to all of  their needs," Sujadi said. "We have also taken them to get a&lt;br /&gt;closer look at  our operation so they can understand the complexity of&lt;br /&gt;our service  problems."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The community has regular meetings with PT KA officials to  voice their&lt;br /&gt;complaints and monitor the impact of their  suggestions.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Some active members of KRLMania help explain (things) to  other&lt;br /&gt;consumers whenever we have technical problems that lead to  delays,"&lt;br /&gt;Sujadi said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The news of the signal problem at Manggarai  station that caused last&lt;br /&gt;Monday's delay was announced on the mailing  list.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"But it was already too late in the afternoon and didn't  reach&lt;br /&gt;everyone in time. So hundreds of us had to wait for hours at  the&lt;br /&gt;station," said Maryoto Hadi, a new KRLMania member.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As much as the  group complains to the train operator, it still remains&lt;br /&gt;a fair  operation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;One member once posted an email to the list telling members  not to&lt;br /&gt;blame PT KA employees for everything that went wrong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"We  understand that we shouldn't just criticize the employees of the&lt;br /&gt;company over  and over without think about their welfare," said Agus,&lt;br /&gt;another member of the  list.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The group collects money to buy gifts for PT KA station and  field&lt;br /&gt;staff every Idul Fitri and is quick to praise employees when  the&lt;br /&gt;service is good.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The mailing list also serves as a forum for  discussions of consumer&lt;br /&gt;empowerment, along with less fiery chats.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When  a member was involved in an accident at a station in Depok, other&lt;br /&gt;members  helped him file an insurance claim and lodged a negligence&lt;br /&gt;lawsuit against  the train operator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"We are trying to improve this movement by  cooperating with other&lt;br /&gt;forums," said member Ferry. "Consumers must join hands  to get what we&lt;br /&gt;deserve."&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115812087931120187?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.thejakartapost.com/detailcity.asp?fileid=20060912.D05&amp;irec=4' title='The Jakarta Post - Train commuters fight for change'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115812087931120187/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115812087931120187&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115812087931120187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115812087931120187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/09/jakarta-post-train-commuters-fight-for.html' title='The Jakarta Post - Train commuters fight for change'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115761330147676414</id><published>2006-09-07T14:10:00.000+07:00</published><updated>2006-09-07T14:15:01.486+07:00</updated><title type='text'>Update on STS 115-SS Atlantis</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;The previous launch attempt on Thursday (09/06-2006) was aborted due to a Fuel Glitch. "...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;An issue with the alternating 1 current of Fuel Cell 1, one of three electricity-producing units aboard Atlantis, prompted the launch scrub. Engineers are now working to understand the issue to determine whether another launch attempt is possible on Thursday. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;NASA has two remaining launch opportunities this week for Atlantis’ STS-115 mission to deliver new solar arrays and two massive trusses to the International Space Station (ISS)..." according to space.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115761330147676414?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115761330147676414/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115761330147676414&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115761330147676414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115761330147676414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/09/update-on-sts-115-ss-atlantis.html' title='Update on STS 115-SS Atlantis'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115751821829037832</id><published>2006-09-06T11:27:00.000+07:00</published><updated>2006-09-06T11:51:12.673+07:00</updated><title type='text'>Atlantis Set to Launch on this Thursday (09/06-2006)</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/SS%20Atlantis%20-%20Launch%20Pad%2039B.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/320/SS%20Atlantis%20-%20Launch%20Pad%2039B.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:lucida grande;font-size:100%;"  &gt;The newest Space Shuttle mission - STS 115 on SS Atlantis, is set to launch on Thursday, (09/06-16.29 GMT/23.29 WIB). This is the second mission after the long postponed Space Shuttle Missions due to Columbia's disaster back in 2003. While only announced as 80% possibility, but Kennedy Space Center expects an optimum daylight launch condition to observe and evaluate how modifications to the shuttle external tank affect a series of ice frost ramps that are covered in foam insulation.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;&lt;font&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The primary mission of Atlantis is the International Space Station (ISS). After a series of delayed missions, the construction of the ISS and the orbital lab inside are very much behind schedule. So this mission is very important in continuing the construction.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Clear skies and smooth ride, captain!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS; News and pictures are from space.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115751821829037832?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115751821829037832/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115751821829037832&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115751821829037832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115751821829037832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/09/atlantis-set-to-launch-on-this.html' title='Atlantis Set to Launch on this Thursday (09/06-2006)'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115744382626648281</id><published>2006-09-05T14:16:00.000+07:00</published><updated>2006-09-24T00:56:36.030+07:00</updated><title type='text'>Bencana Komuter 04/09-2006.. Bagaimanakah Contigency Plan PT. KA?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebagai sebuah moda transportasi massal, KRL menjadi salah satu pilihan (bahkan satu-satunya pilihan bagi beberapa orang) jenis angkutan umum yang diandalkan para komuter untuk mengantar mereka berangkat dan pulang beraktifitas. Seperti sudah diketahui, pada jam-jam sibuk berangkat dan pulang kantor (06.00-09.00/17.00-20.00) - moda transportasi ini hampir tak pernah tidak dijejali puluhan ribu penumpangnya. Oleh sebagian kalangan pengguna, pada jam sibuk ini - KRL dijuluki sebagai "kaleng sarden", "spa n massage parlour bertarif 2500" dan banyak lagi. Dan dengan alasan utama inilah, seharusnya PT. KA - sebagai penyelenggara moda transportasi ini, sangat bertanggung-jawab atas kelancaran dan kenyamanan para penumpangnya yang telah membayar ("paying customer").&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi - alih-alih melaksanakan tanggung-jawabnya, tadi malam (04/09) PT. KA kembali mengkhianati penumpangnya. Sejak 16.30 sore hari kemarin, kerusakan sinyal otomatis di Stasiun Manggarai menyebabkan lalu-lintas KA di stasiun ini (termasuk KA Jarak Jauh) harus dipandu manual satu per satu. Info dari MetroTV - yang menyebut Bp. Ahmad Sujadi Kahumas Jobatabek sebagai sumbernya, menyebutkan panduan yang biasanya dilakukan selama 7 detik per rangkaian, selama kerusakan sinyal tadi malam harus dilakukan rata-rata hingga 10 menit per rangkaian KA.  Hal yang juga menyebabkan wessel (penggerak rel) harus dipindahkan langsung oleh manusia, berakibat secara langsung pada kacaunya jadwal KRL Jabotabek. Rata-rata keterlambatan yang diakibatkan adalah 2-3 jam per jadwal. Bahkan banyak pengguna KRL - para member KRLMania, mengaku tiba di Bogor hingga lepas tengah malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi pengguna harian KRL, kerusakan sinyal di Stasiun Manggarai bukan lagi hal baru karena terjadi dengan frekwensi yang cukup sering. Hal barunya adalah kerusakan ini terjadi pada musim kemarau. Bila pada musim hujan alasan PT. KA untuk kerusakan itu adalah "tersambar petir", maka untuk musim kemarau ini - alasan yang diajukan Humas Jabotabek (yang selalu aktif muncul di media nasional..) adalah "dicurinya peralatan" - seperti diinformasikan oleh MetroTV pada berita malamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang muncul sebagai pertanyaan adalah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sebagai pengguna KRL harian, penulis sangat ingin tahu dengan cara kerja dan skema jadwal perawatan yang digariskan PT. KA untuk seluruh peralatan kerjanya. Tidak hanya wessel dan sinyal, tetapi juga set loko, kabel listrik saluran atas, jadwal perjalanan dan banyak lainnya. Dengan latar belakang IT-Services, penulis sadar sekali kalau kwalitas dan performance peralatan - baik mekanik ataupun elektronik, seluruhnya bergantung pada penggunaan dan maintenance. Dan sebagai sebuah institusi pelayan publik yang dijadikan 500.000+ penumpang harian, seharusnyalah PT. KA lebih teroganisir dan lebih proffesional dalam menangani hal ini. Dana? Bukankah tahun ini saja Divisi Jabotabek telah mencapai 113% dari target pendapatannya. Apakah dalam budget tahunannya, "Maintenance Budget" tidak termasuk? Korbannya? Penumpang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Dengan contoh yang diberikan SBY pada bencana alam, tidakkah terfikirkan institusi besar ini untuk memiliki Contigency Plan atau "Tanggap Darurat"? Dengan inisiatif yang dilakukan rekan KRLMania yang menelepon Kadiv Jabotabek, Bp. Tating Setiawan saat bencana komuter terjadi tadi malam, barulah "terfikirkan" untuk mengalihkan perjalanan satu set KRL dari Bekasi untuk melayani penumpang jurusan Bogor yang terlihat tumpah-ruah di Manggarai (dan itu belum termasuk ribuan bahkan puluhan ribu penumpang terlantar lain di stasiun lain). Yang penulis maksudkan adalah mencoba berfikir logis dan sederhana. Saat perjalanan KRL terhambat di satu titik, Manggarai, apakah tidak lebih baik perjalanan dihentikan di titik ini untuk dikembali ke arah semula? Sehingga kekusutan bisa diurai dan kemacetan lalu lintas KA bisa lebih jauh berkurang. Sekedar ilustrasi, perjalanan Ps. Minggu-Manggarai bisa menghabiskan 3 jam waktu tempuh dengan KA! Apakah tidak lebih baik bila KA tersebut dialihkan di Ps. Minggu yang mempunya 4 track, seperti juga di UI, Depok Baru, Depok Lama dan Citayam - yang memiliki persilangan track, untuk kemudian berbalik arah ke Bogor dan mengangkut penumpang Bogor yang terlantar - yang jumlahnya berkali-kali lipat lebih besar. Korbannya? Penumpang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berkaitan poin no. 2, apakah yang akan dilakukan PT. KA saat ada bencana besar tak terduga di jaringan rel-nya? Menurut penulis, sama sekali tidak ada bayangan selain menunggu hingga saat terjadi dan melihat apa yang bisa dilakukan. Contoh konkrit; bencana lumpur yang mengancam rel di seputaran semburan sumur Lapindo. Korbannya? Jelas penumpang yang telah membayar dan terlanjur menggantungkan harapan pada para pelayan publiknya untuk melayani mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Penulis mengusulkan dibuat dan diterapkannya perhitungan SLA ("Service Level Agreement"). Dengan ketidakmampuan PT. KA melaksanakan tugasnya untuk mengantar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;paying customer&lt;/span&gt;-nya ke tempat tujuan, institusi ini berkewajiban membayar penalty kepada para penumpangnya atas kerugian yang mereka alami. Untuk detail perhitungan SLA ini, penulis merasa DPR lebih capable dan competent untuk merumuskan (ada anggota DPR yang baca ini?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Penulis meminta PT. KA untuk meminta maaf secara resmi kepada para penumpang KRL Jabotabek yang merasakan imbas kejadian tadi malam melalui media. Bencana komuter tadi malam adalah sama sekali bukan "force majjeure", bahkan bisa dibilang "terencana" karena &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tanpa adanya maintenance yang cukup&lt;/span&gt; - &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kerusakan PASTI TERJADI cepat atau lambat&lt;/span&gt;. Dan PT. KA PASTI mengetahui dogma ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Garis bawah dari bencana komuter tadi malam adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;penumpang berbayar kembali menjadi korban tanpa punya atau diberi kesempatan menuntut hak-nya&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sampai kapankah hai PT. KA YTH?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FO&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115744382626648281?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115744382626648281/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115744382626648281&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115744382626648281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115744382626648281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/09/bencana-komuter-0409-2006-bagaimanakah.html' title='Bencana Komuter 04/09-2006.. Bagaimanakah Contigency Plan PT. KA?'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115734469870943718</id><published>2006-09-04T10:36:00.000+07:00</published><updated>2006-09-04T11:38:18.850+07:00</updated><title type='text'>Pengkondisian Semi-Express</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengkondisian Semi Express - Sebuah Indoktrinasi Penumpang...&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;by FO&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;KRL Semi Express (a.k.a "Semex") yang beroperasi sejak awal September 2006, sejatinya adalah sebuah solusi cerdas PT. KA dalam melihat dan memaksimalkan peluang yang muncul di pasar. Dengan kondisi KRL Ekonomi yang sudah sangat parah - terutama pada jam-jam sibuk pergi dan pulang kantor (belum ditambah dengan kurangnya jumlah gerbong dan sangat rendahnya kwalitas maintenance PT. KA), KRL Semex merupakan pilihan bagi para pengguna layanan. Dan sebagai sebuah pilihan - seharusnya merupakan pilihan yang lebih baik dari yang sudah ada. Apakah Semex memang pilihan yang lebih baik?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Secara layanan, jawabannya "YA". Dengan AC, pintu tertutup dan hanya berhenti di beberapa stasiun, seharusnya perjalanan dapat dinikmati lebih nyaman oleh penumpangnya. Otomatis pula, jumlah penumpang akan terseleksi. Lebih sedikit dan mungkin lebih "berkwalitas"..&lt;br /&gt;Secara biaya yang harus dikeluarkan, pastinya "TIDAK". Dengan harga Rp 6000, tentu saja banyak penumpang KRL Ekonomi yang berfikir panjang untuk "pindah" ke Semex - terutama karena stasiun persinggahan dan jam layanan yang masih belum sinkron dengan kebutuhan penumpang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dari sudut pandang PT. KA, tentu Semex merupakan sebuah sumber pendapatan baru. Bahkan bisa dibilang - pada waktunya nanti, Semex dan KRL Express akan "bahu-membahu menjadi tulang punggung" pendapatan BUMN ini. Jadi - bila tanpa Semex saja, target pendapatan tahunan bisa tercapai hingga 113 % - bayangkan bila Semex telah beroperasi maksimal.&lt;br /&gt;Hanya saja - ada satu hambatan utama PT. KA dalam menerapkan dan memaksimalkan jadwal layanan Semex.. Dengan begitu menguntungkannya KRL Express dan begitu merugikannya KRL Ekonomi, PT. KA sepertinya sedang berusaha untuk mencari keseimbangan waktu diantara keduanya. Disatu sisi, tak ingin mengurangi penumpang Ekspress - walaupun sangat ingin mengurangi, mengalihkan dan bahkan menghilangkan penumpang Ekonomi. Di sisi lain, tak bisa sama sekali menghapuskan KRL Ekonomi dikarenakan kewajibannya sebagai penyedia layanan publik. Well.. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;So, bagaimanakah kemudian PT. KA menyikapi hal ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya - dengan kembali terlebih dahulu "mengorbankan" penumpangnya. Seperti yang sudah diakui sendiri oleh pihak PT. KA, yang pertama kali menjadi "korban" Semex adalah "kereta balik". Kereta Balik adalah layanan KRL Ekonomi yang tidak melayani trip penuh Jakarta-Bogor. Biasanya yang dipilih untuk pagi hari adalah stasiun Bojonggede, Depok Lama dan Depok Baru. Sementara untuk sore dan malam, dipilih stasiun Manggarai. Seperti banyak penumpang lainnya, kereta balik adalah sebuah solusi cukup nyaman saat jumlah penumpang mencapai puncak kepadatannya pada jam-jam sibuk.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jumat sore (01/09), Kereta Balik terakhir yang dilihat penulis berangkat dari Manggarai adalah KA602 jadwal 18.00. Sedangkan jadwal KA616 jadwal 19.41 sama sekali tak terlihat hingga penulis terpaksa memilih KA618  dari Kota yang cukup padat. Apakah KA616 terlambat atau dibatalkan? Yang jelas, pihak stasiun sama sekali tidak menginformasikan hal ini kepada para penumpangnya yang terlihat begitu mengharapkan dan sangat menunggu kereta balik ini - bahkan dengan melewatkan beberapa kereta lain yang lebih dulu tiba dari Stasiun Kota, yang memang sangat padat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/200609011752_00607%20-%20KRL%20Balik%20001.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/320/200609011752_00607%20-%20KRL%20Balik%20001.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebuah pertanyaan muncul di benak seperti beberapa penumpang lainnya...apakah ini cara PT. KA mensosialisasikan dan mengkondisikan para penumpangnya untuk "menerima" kehadiran Semex di jadwal kereta balik itu? Kalau memang iya..menyedihkan memang mental pelayan publik di negeri ini.. Sebuah indoktrinasi - memaksakan sesuatu agar bisa diterima pada akhirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal solusinya bisa saja keduanya bisa dioperasikan secara parrarel - apalagi jam-jam tersebut jumlah penumpang sedang mencapai puncak. Mungkin saja kereta balik dioperasikan lebih dahulu pada sekitar slot 19.20 - dengan pertimbangan pada sekitar pukul 19.00 semua kereta Ekonomi sedang dalam keadaan sangat padat, sementara Semex menempati slot 19.41 sebagai sebuah "pilihan lebih baik" - apalagi dengan jadwal Express yang sudah selesai. Dan melihat kondisi dan jumlah penumpang, kehadiran Semex pada slot itu akan tetap bisa "menyedot keuntungan" apalagi dengan pertimbangan pengoperasiannya dari stasiun Kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan terakhir; apakah PT. KA bisa mensosialisasikan dan mengkondisikan penumpangnya untuk menerima kehadiran Semex dengan cara lebih sopan dan elegan (dan tentu dengan penumpang sebagai SUBJEK dan bukan sekedar OBJEK)?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115734469870943718?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115734469870943718/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115734469870943718&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115734469870943718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115734469870943718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/09/pengkondisian-semi-express.html' title='Pengkondisian Semi-Express'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115709107791602169</id><published>2006-09-01T12:44:00.000+07:00</published><updated>2006-09-01T13:11:17.926+07:00</updated><title type='text'>Spacecraft to Impact Moon This Weekend</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/ESA%20SMART%20Impact%20Site.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 286px; height: 158px;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/320/ESA%20SMART%20Impact%20Site.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;This weekend - ESA's spacecraft SMART-1 (Small Missions for Advanced Research and Technology) plans to end its mission in the extravagant way - crash itself on the object that it has been orbitted for sometime, the Moon. The Crash is planned on Sept. 03, 2006 - 05.03 UT. Too bad that Indonesia is not included in the recommended site to watch this event - as Hawaii, North America and South America are the preferred.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/ESA%20SMART%20Impact%20Site%20002.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/320/ESA%20SMART%20Impact%20Site%20002.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;As Deep Impact (its probe with Comet Tempel-1) and Galileo (with the mighty Jupiter), SMART-1 impact mission is planned to give Earth-based observers to watch in real time on the effects of a "not-too-small" object slams into a natural space object. Maybe the result would be used to better predict on how much damage that could be caused by such object should any of them hit our Earth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So for you - the Moon watcher, maybe the next time, you will see the new impact crater around the Lake of Execellence in the Moon Southern Hemisphere..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Clear skies for you all..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS; Pictures are from spacecom.. thnx..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115709107791602169?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115709107791602169/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115709107791602169&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115709107791602169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115709107791602169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/09/spacecraft-to-impact-moon-this-weekend.html' title='Spacecraft to Impact Moon This Weekend'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115708910162222284</id><published>2006-09-01T12:12:00.000+07:00</published><updated>2006-09-01T12:38:21.646+07:00</updated><title type='text'>F1 - Masihkah ada peluang untuk Michael Schumacher?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;F-1 Grand Prix tinggal menyisakan 4 sirkuit; Monza (10/09), Shanghai (01/10), Suzuka (08/10) dan Interlagos (22/10). Di puncak klasemen Fernando Alonso dan Michael Schumacher seakan bertarung sendirian untuk gelar Juara Dunia dengan selisih 12 poin. Pertarungan ini juga mewakili pertarungan untuk Juara Dunia Konstruktor - antara Renault dan Ferarri, yang kini hanya berselisih 2 poin. Tentunya 4 sirkuit tersisa akan menjadi klimax sebuah musim yang cukup menegangkan - apalagi dengan munculnya nama baru di podium seperti Jensen Button dan Filippe Massa, serta terlemparnya J.P Montoya dari kursi McLaren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kunci hasil tahun ini adalah gagalnya Schummy melampaui Alonso di GP Turkey awal minggu ini. Dan cukup ironis bahwa faktor dominan kegagalan ini adalah "kesalahan taktik pit" yang harus dilakukan duo Ferrari pada saat Race Steward memutuskan Safety Car harus keluar setelah mobil Liuzzi berhenti dalam posisi membahayakan di tikungan pertama. Padahal taktik biasanya menjadi faktor penentu kemenangan Ferrari - seperti pada 3 GP terakhir sebelum Hungaria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/Liuzzi%20001.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/320/Liuzzi%20001.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Keluarnya Safety Car memaksa Schumacher masuk ke pit dan antri di belakang Massa yang masuk lebih dulu, sementara Alonso yang saat itu di posisi ke-3 dengan presisi pit crew yang bekerja apik dapat menyelesaikan pit stopnya dan keluar lebih dahulu daripada Schummy. Apalagi kemudian performance Ferrari Schumacher sangat mengecewakan setelah pit-stop tersebut yang mengakibatkannya tertinggal cukup jauh dari Alonso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Massa sendiri begitu stabil performance-nya - setelah mendapatkan pole position pertamanya dalam kariernya, dan menjuarai GP Turkey ini dengan cukup nyaman - yang juga menjadi gelar juara pertamanya dalam F1 GP. Sementara Alonso - dengan Schummy yang sejak pitstop kedua terus menekan habis hingga tikungan terakhir, menjadi Juara ke-2 disusul oleh Schumacher di posisi ke-3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So siapakah jagoan anda? Pastinya, hasil tahun ini akan mempengaruhi keputusan sang Legenda - Michael Schumacher, akan nasib kariernya di tahun 2007. Pensiun atau tidak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Apakah Monza akan seseru 2 GP terakhir (dengan GP Hungaria yang juga sangat menegangkan..)?&lt;br /&gt;Kita tunggu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS; Thank you for f1live for the picture..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115708910162222284?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115708910162222284/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115708910162222284&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115708910162222284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115708910162222284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/09/f1-masihkah-ada-peluang-untuk-michael.html' title='F1 - Masihkah ada peluang untuk Michael Schumacher?'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115684746089329701</id><published>2006-08-29T17:25:00.000+07:00</published><updated>2006-08-29T17:31:00.906+07:00</updated><title type='text'>Ever wonder how Infrared change things for your eyes?</title><content type='html'>Have you ever wondered how Infrared change things seen by your eyes?&lt;br /&gt;If you havent and never wondered about it before, here is an example;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/Nebula%20-%20Orion%20001.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/400/Nebula%20-%20Orion%20001.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Above are two ways of watching Orion Nebula through Spitzer Space Telescope's eyes..&lt;br /&gt;The underline is both of them are beautiful, right?!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115684746089329701?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115684746089329701/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115684746089329701&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115684746089329701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115684746089329701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/08/ever-wonder-how-infrared-change-things.html' title='Ever wonder how Infrared change things for your eyes?'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115683817226831024</id><published>2006-08-29T14:52:00.000+07:00</published><updated>2006-09-24T02:26:43.356+07:00</updated><title type='text'>Mimpi Jadi KaDiv Jabotabek PT. KA - Surat kepada Bpk. Tating Setiawan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/5e47.0.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/200/5e47.0.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Artikel ini pernah dimuat di KRLMania Yahoo Milist dan KRLMania website pada 6 Maret 2006. Gambar merupakan properties dari http://groups.yahoo.com/group/krl-mania;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mimpi dimulai..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duduk terpekur di kursi nyaman di belakang meja jati di dalam ruangan berpendingin. Hari ini Senin. Semestinya menjadi hari yang mengawali sebuah minggu yang baru di dalam tugas berat mengepalai sebuah divisi paling menguntungkan di dalam perusahaan negara bernama PT. KA ini. Tapi hari ini kepala terasa begitu penuh dengan 3 kabar musibah yang menimpa anak buahku dan konsumenku yang kerja dan uang karcisnya telah membuatku enak makan dan tidur selama ini. Gerbong rubuh di Kebayoran Lama. 4 orang tewas akibat loncat menghindari kabel putus di Gondangdia. Dan pagi ini - seakan belum cukup deraan musibah untuk MEREKA, KA Purwojaya&lt;br /&gt;anjlok di Manggarai - sementara pak Menteri Hatta sedang sibuk "anjangsana" (alias "sidak") ke Serpong, yang kabarnya disuguhkan langsung akan begitu sulitnya memaksa penumpang turun dari atas atap kereta di tiap stasiun. HAH! Kenapa? Ada apa dengan kerja anak buah yang menjadi tanggung jawabku di lapangan sana? Salahkah penumpang? Apa yang menyebabkan performance divisiku ini menjadi sangat memalukan sementara setiap hari puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang bergantung pada kehandalan alat transportasi massal yang menjanjikan kecepatan ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;KENAPA???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merenung. Berusaha mencari simpul dari semua masalah ini. Paling tidak untuk membuat penumpangku nyaman karena itulah hak dasar mereka, paling tidak untuk yang berkarcis atau berabunemen. Mestinya anak buahku memberi laporan real tentang kondisi di bawah sana - yang hanya sesekali aku lihat di TV atau waktu dulu aku ikut operasi penertiban karcis. Mestinya mereka tidak hanya "Asal Bapak Senang". Mestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JADI?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba sebuah sentakan membangunkanku. Aku harus merubah semua ini. Akulah yang bertanggung-jawab untuk merubah semua ini karena aku sudah bersedia menerima jabatan maha berat ini - jabatan dan tanggung-jawab yang mudah-mudahan hasilnya adalah bukan menjadi gunung besar yang akan mengubah timbangan amalku di dunia ini menjadi sebuah kehidupan sia-sia. AKU HARUS BERTINDAK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah keputusanku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mulai hari ini seluruh operator lapangan KAI akan kupecat. Akan kuadakan lagi perekrutan pegawai baru dengan sistem transparan, bersih dan legitimate untuk mendapatkan SDM-SDM terbaik di bidang operasional KA yang berbasis pada pelayanan dan memenuhi segala hak penumpang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Operator lapanganku nantinya hanyalah berfikiran untuk bekerja dan memberikan pelayanan pada penumpang tanpa perlu memikirkan lagi "bagaimana cari setoran untuk di rumah" karena aku akan memperjuangkan kesejahteraan mereka. Anggaran belanja untuk gaji dan tunjangan para operator lapangan akan kunaikkan sementara gaji, tunjangan dan fasilitas para pejabat eselon di bawahku - termasuk pendapatanku, akan kukurangi masing2 10% karena aku yakin mereka dan aku sendiri sudah cukup merasakan nyamannya bekerja dan digaji rakyat tanpa perlu terlalu repot mikirin perut - tidak seperti para masinis dan kondektur lapanganku  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;3. Masing-masing Kepala Stasiun di lintasan Jabotabek harus memberikan laporan evaluasi bulanan atas performance di stasiun masing-masing langsung ke mejaku. Aku akan menjadikan jabatan Kepala&lt;br /&gt;Stasiun sebuah jabatan strategis yang menjadi perpanjangan tanganku di lapangan - karena mereka harus mengetahui langsung kondisi real di lapangan sana dan dari merekalah aku akan mendapatkan first-hand information. Kalau tidak mampu, ya diganti sajalah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Seluruh kereta akan menjalani pemeriksaan berkala secara bergantian agar tidak mengganggu operasional. Aku akan menjalin komunikasi intensif dengan kepala-kepala depo yang bertanggung-jawab atas maintenance.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Seluruh SDM di bawah tanggung-jawabku harus siap melaksanakan pekerjaan dan total melayani dengan basis punishment and reward. Kalau mereka berprestasi - aku harus fight agar mereka mendapat kenaikan gaji. Kalau mereka melakukan kesalahan, mereka akan kuhukum sesuai dengan&lt;br /&gt;tingkat kesalahan yang mereka buat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Aku akan mencari counter-partner dari pihak penumpangku - mungkin YLKI atau mungkin sebuah milist yang telah aku dengar beberapa kali - KRL Mania. Mereka akan membuatku aware akan kebutuhan real para penumpangku. Toh dari mereka perusahaanku ini bisa hidup dan terus menggajiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Aku akan menyuruh asistenku untuk menyiapkan Hotline SMS dan Telephone yang benar2 akan menjadi Call Center 24 Jam untuk melayani para penumpangku. Untuk SMS, hotline akan langsung aku minta untuk mem-forward pesan ke Hpku karena toh ini pekerjaanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Setelah semua sisi internalku OK, baru aku akan memaksa penumpang untuk melakukan kewajibannya. Toh saat itu, mudah2-an mereka sudah bisa merasakan perubahan atas kwalitas pelayanan dari anak buahku. Bayar karcis dan taat akan semua aturan yang telah KAI buat. Kalau tidak, aku akan memberikan payung hukum kepada anak buahku untuk memaksa mereka turun dan keluar dari areal stasiun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Aku bersujud kepada Pencipta-ku.. Mohon ampun atas semua keteledoranku selama ini - yang tidak segera bergerak, bertindak dan bekerja walaupun sudah menerima gaji. Karena kesalahanku, kurangnya&lt;br /&gt;bimbingan dan pengarahan serta koordinasi managementku, maka anak buahku menelantarkan kwalitas pelayanan penumpang - yang berakibat fatal pada kehilangan nyawa penumpangku.. Mohon ampunku ya Sang Maha di atas sana.. Bimbinglah dan tuntunlah aku agar tidak kembali membuat kesalahan yang&lt;br /&gt;sama..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan hari Senin ini menjadi sebuah awal langkahku yang baru untuk sebuah perubahan yang memang sudah lama seharusnya dilakukan.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bimbinglah langkahku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mimpi selesai..  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115683817226831024?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115683817226831024/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115683817226831024&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115683817226831024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115683817226831024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/08/mimpi-jadi-kadiv-jabotabek-pt-ka-surat.html' title='Mimpi Jadi KaDiv Jabotabek PT. KA - Surat kepada Bpk. Tating Setiawan'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115675751351494770</id><published>2006-08-28T16:18:00.000+07:00</published><updated>2006-08-29T14:41:48.433+07:00</updated><title type='text'>Planetku tinggal Delapan..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/solar-system-montage-browse.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/400/solar-system-montage-browse.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebuah tonggak sejarah baru yang akan sangat mempengaruhi langkah manusia di masa-masa yang akan datang terjadi pada bulan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Prague, Ceko sana institusi dunia astronomi bernama IAU (International Astronomical Union) sepakat - lewat sebuah proses voting, bahwa jumlah planet di tata surya kita hanya berjumlah 8 buah.&lt;br /&gt;Dengan matahari sebagai bintang, berturut-turut adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus. Pluto? Setelah melalui berbagai diskusi pro dan kontra sejak ditemukan 1930, Pluto akhirnya di-demosi menjadi "Planet Kerdil" (Dwarf Planet) - disamakan dengan Ceres (dulu kategori asteroid) dan 2003 UB313 (dulu kategori "Kuiper Belt Object"). Dua kategori ini akan dijadikan dasar peng-klasifian benda  yang meng-orbit di seputar Matahari - termasuk dengan kemungkinan penemuan benda langit lainnya di seputaran region "Kuiper Belt" yang saat ini masih menjadi misteri besar - dikarenakan jaraknya yang sangat jauh dengan matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kategori benda2 langit tersebut adalah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;RESOLUTION  5A&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;The IAU therefore resolves that "planets" and other bodies in our Solar System be defined into three distinct categories in the following way:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) A "planet" is a celestial body that (a) is in orbit around the Sun, (b) has sufficient mass for its self-gravity to overcome rigid body forces so that it assumes a hydrostatic equilibrium (nearly round) shape, and (c) has cleared the neighbourhood around its orbit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) A "dwarf planet" is a celestial body that (a) is in orbit around the Sun, (b) has sufficient mass for its self-gravity to overcome rigid body forces so that it assumes a hydrostatic equilibrium (nearly round) shape&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; , (c) has not cleared the neighbourhood around its orbit, and (d) is not a satellite.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) All other objects except satellites orbiting the Sun shall be referred to collectively as "Small Solar-System Bodies". &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Ketiga kategori ini sepertinya menjadi sebuah konsensus baru dalam penentuan penemuan benda langit di masa2 yang akan datang - mungkin anak-cucu kita. Dan itulah mengapa keputusan ini penulis sebut sebagai salah satu tonggak sejarah manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi.. save the Earth for our children and their children..&lt;br /&gt;PS ; The picture is from NASA website. Thnx..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115675751351494770?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115675751351494770/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115675751351494770&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115675751351494770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115675751351494770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/08/planetku-tinggal-delapan.html' title='Planetku tinggal Delapan..'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115674199237065301</id><published>2006-08-28T11:43:00.000+07:00</published><updated>2006-08-28T15:40:37.336+07:00</updated><title type='text'>Antara Idealisme dan Realistis - Sebuah Pilihan Sulit...</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Idealisme - kata yang terasa megah dan mewah di zaman ini. Megah karena hampir tak ada orang mampu menggapainya. Mewah karena kata itu mewakili sebuah kondisi yang sangat diinginkan tapi tetap saja hampir tidak mungkin mewujudkannya. Dan akibatnya idealisme seakan "mewakili sebuah kehidupan di langit".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Realistis - sikap yang terpaksa diambil, sebuah kepasrahan terhadap perkembangan dan tuntutan zaman. Tapi pada saat bersamaan, sikap ini dibarengi dengan usaha dan percobaan dalam berbagai bentuk untuk mencapai sebuah kondisi ideal walaupun pada akhirnya tidak 100% sesuai dengan keinginan. Realistis merupakan sikap kompromi yang harus diambil walaupun tidak berarti "meninggalkan idealisme".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua kata itu seakan mewakili kehadiran penulis di komunitas pengguna KRL Jabodetabek - KRLMania, sebuah komunitas dunia maya yang sedang berkembang dan dalam "proses menjadi". Komunitas ini seakan menjadi media expresi penulis (bahkan mungkin menjadi tempat pelampiasan stress..) akibat kegagalan PT. KA dalam menyediakan layanan angkutan massal berkwalitas kepada para penumpangnya. Dan kata "idealis" kini menjadi "merk dagang penulis" di komunitas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, tak banyak orang yang mampu menyerap dua kata ini - sebab di zaman susah ini ada sebuah kata baru.. "nrimo". Dan kata ini sangat dibenci penulis karena kata ini menyimbolkan sebuah kondisi tanpa usaha melakukan perubahan, walaupun kondisi ini dilakukan dengan terpaksa. "Nrimo" mengingatkan penulis pada kondisi "Status Quo pra 1998" - dimana penulis merupakan bagian aktif dari komunitas yang menentang dan menjatuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi penulis - manusia adalah sebuah laku dinamis. Laku yang tak henti mengalami perubahan - baik ataupun buruk. Dan tak ada satu pun makhluk yang berhak mengekang laku itu. Dan Realistis (sebagai sebuah kompromi dari Idealisme) menjadi pilihan - walaupun itu adalah sebuah pilihan sulit dan beresiko menjadi sosok un-populis di mata komunitas..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Let It Be.. karena manusia tak di-design untuk menyenangkan manusia lainnya secara keseluruhan..&lt;br /&gt;Let It Be.. karena memang harus ada yang tetap mengingatkan..&lt;br /&gt;Let It Be.. karena yakin bahwa semua sikap ini didasarkan pada niat baik..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Good luck to all of us..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BTW, today is the start of the Semi-Express.. New type of train schedule yang "katanya", mengakomodasi keinginan penumpang. Kereta ini ber-AC dan ber-penutup pintu. Bedanya dengan layanan Pakuan Express adalah bahwa kereta ini berhenti di beberapa stasiun lain dengan tarif Rp 6000. Stasiun yang disebut disinggahi adalah Cilebut, Bojong Gede, Citayam, Depok Baru, UI, Kalibata, Cawang, Tebet, Cikini dan Jayakarta.&lt;br /&gt;Masalahnya - as usual dengan semua keputusan 1/2 hati PT. KA, adalah bahwa jadwal sama sekali tidak meng-akomodasi peak hour waktu keberangkatan dan pulang kantor sebagian besar penumpang. Seperti diketahui - dari pukul 6-9 pagi serta 17-20 malam adalah jam2 dimana kereta lebih layak disebut gerbong sarden. Jadwal semi-exp yang dikeluarkan PT. KA adalah 08.48, 11.45 dan 14.20 untuk arah Jakarta, dan 09.50 serta 14.50 untuk arah Bogor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan : KENAPA?&lt;br /&gt;Jawaban : PT. KA tidak ingin mengganggu "mesin uang"-nya - Pakuan Ekspress, Bojong maupun Depok Ekspress yang tentu saja berpotensi untuk menangguk keuntungan sebesar2-nya pada "peak-hour" itu.&lt;br /&gt;Atau ada jawaban lain yang lebih diplomatis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi - at least, ada sedikit perubahan..&lt;br /&gt;Mudah2-an itu hanya sebuah awal..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115674199237065301?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115674199237065301/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115674199237065301&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115674199237065301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115674199237065301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/08/antara-idealisme-dan-realistis-sebuah.html' title='Antara Idealisme dan Realistis - Sebuah Pilihan Sulit...'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115631985684595797</id><published>2006-08-23T14:41:00.000+07:00</published><updated>2006-09-24T02:38:13.896+07:00</updated><title type='text'>Hubungan antara PT. KA - KRL Jabotabek Ekonomi dan Penumpang Bayar..</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;PT. KA - KRL - Penumpang Bayar.. Hmmm... Ada hubungannya?&lt;br /&gt;Seharusnya ada dan seharusnya sangat berhubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sepertinya - bila mencoba menjadi penumpang KRL Jabotabek Ekonomi (dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;saya sengaja tidak bicara soal KRL Jabotabek Bisnis (a.k.a Pakuan Express)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;), hubungan itu putus pada PT. KA dan KRL. Penumpang Bayar? Faktor tersebut menjadi sebuah faktor absolut yang sangat diperlukan untuk PT.KA dan KRL tapi tidak berpengaruhnya pada penumpang bayar. Bingung? Gini maksudnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Question (Q)    :    Mengapa saya musti membayar tiket KRL Ekonomi yang saya naiki?&lt;br /&gt;Answer (A)    :    Agar saya bisa menikmati layanan KRL Ekonomi tersebut. Bukankah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q    :    Apa definisi dasar layanan KRL Ekonomi?&lt;br /&gt;A    :    Ketepatan waktu, kecepatan, keamanan dan kenyamanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q    :    Apakah definisi dasar layanan diatas sudah terpenuhi?&lt;br /&gt;A    :    Faktor kecepatan sudah dipenuhi secara relatif karena jelas KRL merupakan sarana transportasi darat tercepat di kawasan metropolitan. Yang lainnya? JELAS BELUM!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q    :    Mengapa definisi dasar layanan KRL Ekonomi belum dapat terpenuhi?&lt;br /&gt;A    :    PT. KA selalu berlindung dibalik gagalnya pemerintah memberikan subsidi layanan publik (PSO - Public Service Obligation?) dan juga memberikan "kesejahteraan" kepada karyawannya. Dan cara aman itu terus ditempuh bahkan saat divisi Jabotabek memenuhi target pendapatan hingga 113% untuk tahun ini saja. Kalo bicara soal management, sebuah perusahaan mengalami keuntungan setelah pendapatannya dikurangi beban biaya, betul? Artinya angka 113% niscayanya adalah akan memberikan keuntungan. Mengapa? Akan sangat naif bila sebuah perusahaan mentargetkan angka tanpa memperhitungkan cost dan menginginkan keuntungan. Artinya pencapaian target niscayanya akan berbuah keuntungan - minimal untuk divisi yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q     :     Darimanakah target pendapatan PT. KA tiap tahunnya?&lt;br /&gt;A    :   Penumpang Bayar, Angkutan barang dan material dan pendapatan dari stasiun dan lingkungannya. (Tolong koreksi atau tambahkan jawaban diatas bila tidak lengkap..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q    :    Pertanyaan yang sama : "Mengapa definisi dasar layanan KRL Ekonomi belum dapat terpenuhi?" sementara target pendapatan sudah diraih?&lt;br /&gt;A    :    Karena PT. KA beserta jajarannya tidak mempunyai keinginan untuk memperbaiki kwalitas layanan. Jawaban sederhana ini menggarisbawahi begitu rendahnya kwalitas SDM yang dimiliki PT. KA. Rendahnya kwalitas yang dimaksud adalah kwalitas "mental melayani". Maksudnya begini; SDM PT. KA = pegawai negeri (walau tidak 100%). Betul? Pegawai Negeri = Pelayan Publik. Betul? Kalau ada yang menjawab tidak, artinya dia pegawai negeri yang cuma mau gaji tapi tidak mau melayani publik yang sudah meng-gajinya. Soal gaji kecil atau besar (yang parameternya sangat relatif) seharusnyalah adalah masalah internal yang tidak mempengaruhi kwalitas layanan ke publik. Sebab "melayani publik" adalah job-desc dasar yang sudah disetujui saat yang bersangkutan menandatangani kontrak kerja untuk menjadi pegawai negeri. Kalau job-desc dasar saja tidak dilaksanakan, apakah professional untuk kemudian "menuntut gaji", apalagi dengan kondisi perusahaan PT. KA seperti sekarang ini. Management PT. KA pun (yang pastinya parameter gajinya sangat jauh berbeda dengan para operator lapangan) dengan tenangnya bilang "itu semua karena pemerintah tidak melaksanakan tanggung jawabnya". Enak sekali hidup mereka.. Jadi "operator lapangan - management - pemerintah", itulah urutan "lempar bola"-nya. Dan sekarang management sudah tenang karena "bola"-nya ada di pemerintah. Dan sementara "menunggu bola", management dan jajaran PT. KA dengan tenang "menjaga status quo" layanan KRL Ekonomi yang hanya "bersyukurlah karena dia ada tapi jangan menuntut layanan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q    :    Bagaimana seharusnya publik bertindak?&lt;br /&gt;A    :    Sebuah pertanyaan dengan parameter sangat luas. Tapi sejatinya penumpang bayar mempunyai hak penuh untuk mendapatkan layanan berkwalitas (at least..) standard. Bila tidak, ada beberapa langkah yang mungkin bisa ditempuh :&lt;br /&gt;   1. Ganti SDM PT. KA dengan orang-orang yang sadar betul dengan arti "Pelayan Publik"&lt;br /&gt;   2. Menekan PT. KA untuk memaksa SDM-nya berubah (dengan cara "reformasi" or "revolusi")&lt;br /&gt;   3. Tidak melakukan kewajiban sebagai penumpang.&lt;br /&gt;3 langkah diatas menghasilkan berbagai kemungkinan realisasi tindakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua paparan diatas hanya berdasar pengamatan murni seorang penumpang harian biasa yang tidak mengetahui seluk-beluk management PT. KA (dan seharusnya tidak perlu tahu..). Penulis sendiri melakukan langkah ke-2. Salah satunya adalah bergabung dengan komunitas penumpang KRL Jabotabek di KRLMania - walaupun dengan segala keterbatasan dan minimnya kontribusi. Tapi semuanya dimulai dari yang kecil, bukan?!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115631985684595797?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115631985684595797/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115631985684595797&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115631985684595797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115631985684595797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/08/hubungan-antara-pt-ka-krl-jabotabek.html' title='Hubungan antara PT. KA - KRL Jabotabek Ekonomi dan Penumpang Bayar..'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115622675780868598</id><published>2006-08-22T13:03:00.000+07:00</published><updated>2006-08-28T12:52:48.373+07:00</updated><title type='text'>Sebuah Rumah Reyot Bernama Indonesia - DIRGAHAYU INDONESIAKU</title><content type='html'>&lt;div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Rumah reyotku&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;by &lt;strong&gt;FO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Rumahku.. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Reyot..  &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Penuh tambalan.. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Masih bocor di sana-sini..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Di sudut sana, sekelompok tikus bercanda-ria di  atas remah rotiku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Di sudut jendela, beberapa ekor kucing tajam  menatap mencari mangsa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Di sudut plafon, para laba-laba hidup dengan  menjerat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Di sudut pintu tampak jamur merusak sang  kayu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Sesekali bau tak sedap menguar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Kadang wangi melati memenuhi ruanganku  ini&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Aku tahu pasti bahwa sumbernya adalah salah satu  penghuni rumah ini&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Dan akhir-akhir ini bau busuk itu makin  keras&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;Pernah kucoba bangun dan meraih sapu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Terasa ingin membersihkan agar bisa tinggal makin  nyaman&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Tapi tak kunjung bersih dan selesai&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Karena sapuku pun sudah rusak oleh jamur dan  parasit&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;Banyak yang bilang rumahku harus  dirobohkan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Banyak yang pintar menunjuk fondasi baru yang harus  dibuat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Banyak yang saling sikut menguasai rumah reyot  ini&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Tapi semuanya kabur saat bambu runcing  kuhunus&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;Rumah reyotku..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;61 tahun sudah berdiri&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Dengan airmata dan darah bertabur di berbagai sudut  halaman&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Takkan rela kubiarkan siapapun merobohkan rumah  ini&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Biarpun mereka bilang mereka akan mendirikan rumah  yang lebih bagus&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Biarpun mereka bilang janji itu datang dari  langit&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Kusuruh mereka mendirikan rumah sendiri di ujung  gunung sana&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Tapi jangan ganggu rumahku!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;Rumahku.. &lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Reyot..  &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Penuh tambalan.. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Masih bocor di sana-sini..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Tapi ini rumahku sendiri.. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Dan aku bangga memilikinya..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Memiliki rumah bernama Indonesia..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;DIRGAHAYU INDONESIAKU!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115622675780868598?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115622675780868598/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115622675780868598&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115622675780868598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115622675780868598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/08/sebuah-rumah-reyot-bernama-indonesia.html' title='Sebuah Rumah Reyot Bernama Indonesia - DIRGAHAYU INDONESIAKU'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115320826613961481</id><published>2006-07-18T14:33:00.000+07:00</published><updated>2006-07-18T14:37:46.146+07:00</updated><title type='text'>Hari Tanpa TV - 23 Juli 2006</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;from my-point-of-view and mine only..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hari tanpa TV? sah-sah aja.. Hari dengan TV? sah-sah aja..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;TV untuk cari ilmu? bisa banget.. TV untuk cari porno? bisa banget  juga..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;semuanya balik ke karakter personal dan kebutuhan karakter masing2..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;suka atau tidak suka, inilah dampak globalisasi. dan masing2 dari kita  seharusnyalah mempunyai filter di dalam diri sendiri untuk menentukan jenis  tontonan apa yang dibutuhkan olehnya. bila dalam konteks keluarga - maka orang  tualah yang SEHARUSNYA bertanggung jawab atas itu. anak2 dalam usia pra-akil  baliq tentu saja masih membutuhkan bimbingan untuk menjelaskan atas apa yang  mereka lihat di layar kaca. sekali lagi, orang tua bertanggung jawab atas  ini. dan masih banyak tayangan yang bernilai positif di layar kaca..berita dan acara ilmu pengetahuan pasti masuk kategori ini.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;tetapi hal ini berbeda bila bicara untuk usia dewasa. kalau mau  mengatasnamakan saya, saya tidak terima. saya tidak pernah nonton sinetron,  infotaiment ataupun acara sampah lain yang memang saya tidak suka.. buat saya,  TV adalah jendela pengetahuan dan hiburan - parameter yang saya tentukan sendiri  untuk kebutuhan karakter saya. kalau memang ada yang ingin mengatur apa yang  mereka kira adalah kebutuhan saya, well.. hidup kok rasanya jadi kuda ya..  yang harus melihat apa yang diinginkan oleh sang kusir.. jadi apa gunanya akal,  nurani dan moral yang saya punya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;intinya - saya setuju bila dikatakan bahwa siaran TV dalam negeri kita  "merusak moral". ini sangat saya setuju. perhatikan acara TV swasta kita di  prime-time, apa yang menjadi mayoritas? sinetron menjual mimpi dan konsumerisme  serta infotaiment yang sibuk ngurusin hidup orang lain. jelas harus ada filter  "moral" yang lebih dari para personel media untuk menentukan apakah tayangan tsb  cocok atau tidak untuk jam tayangan tertentu. kemudian tentu saja ke pemirsanya  - memilih sendiri (dengan tanggung jawab) atas tontonan yang dibutuhkannya. tapi  kalau TV dilarang sama sekali atau dikembalikan kaya TVRI satu channel dulu,  saya tidak setuju. saya tidak bisa membayangkan bila saya tidak bisa/dilarang  untuk mendapatkan informasi atau menambah ilmu. mungkin balik ke jaman rekiplik  tahun 60an, dimana mendengarkan radio luar negeri berarti siap untuk ditangkap  dan dipenjara..&lt;br /&gt;dan saya bersyukur saya hidup di dunia dan di zaman dimana saya  punya hak untuk memilih..tentu saja dengan tanggung-jawab masing2 - minimal ke  diri sendiri..&lt;br /&gt;last one tangkaplah tikusnya.. jangan bakar lumbungnya..&lt;br /&gt;eksistensi TV masih sangat dibutuhkan..minimal saya..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115320826613961481?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115320826613961481/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115320826613961481&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115320826613961481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115320826613961481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/07/hari-tanpa-tv-23-juli-2006.html' title='Hari Tanpa TV - 23 Juli 2006'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115250574788756876</id><published>2006-07-10T11:26:00.000+07:00</published><updated>2006-08-23T11:09:11.653+07:00</updated><title type='text'>Post World Cup Final</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Italy is the World Cup Champion.. a bit sad seeing France loose by penalties (1-1,5-3), but not as sad as seeing Zidane ended his career with a stupid head-but to Materazzi like that.. God! never crossed my mind that a man as genius would do foolish thing. but i guess, Materazzi HAD TO say something to him when they collided a moment before..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetep mesti ke kantor karena ada tamu dari Singapore, even mata pedes..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KRLMania? still voiceless. Drive yg aku coba lakuin sepertinya gagal karena "status quo" yang tak ingin terusik. Jelas bahwa harapanku ke komunitas itu too much. sepertinya harus cari saluran lain atawa cukup puas dengan apa yang mereka berikan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Intinya..masih nunggu counter-partner..&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115250574788756876?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115250574788756876/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115250574788756876&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115250574788756876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115250574788756876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/07/post-world-cup-final.html' title='Post World Cup Final'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-30773884.post-115226638255834750</id><published>2006-07-07T16:48:00.000+07:00</published><updated>2006-08-23T11:07:07.380+07:00</updated><title type='text'>First Day on the Blog</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;My first day on the blog..&lt;br /&gt;almost weekend.. what a tiring week.. need this weekend so much..&lt;br /&gt;sepertinya the drive in KRLMania tidak mengena sasaran karena sampe detik ini belum ada counter-partner yang pas (yang beneran ngerti maksud dari semua "kata-kata bersayap" di email2 basi seminggu ini).&lt;br /&gt;coba masuk lewat beberapa member lain, at least memberi pengertian bahwa semuanya adalah murni dan tanpa pretensi - hal yang kayanya "dicurigai" oleh penghuni lain.. hehehe..&lt;br /&gt;guys, u all dunno me. so do not ever judge me.. kalo emang u took your time 2 judge, be prepared 2 disappoint yourself aja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KRLMania? kenapa i took it so very seriously?&lt;br /&gt;karena komunitas ini adalah "collective power" paling pas untuk men-drive perubahan di PTKA. untuk situasi melayu ini, kolektivitas massa mempunyai nilai lebih (suka atau ga suka, itulah gambaran bangsaku..). dan kolektivitas massa (a.k.a penumpang) itu sekarang ada di komunitas yang "sedang menjadi" - yang bernama KRLMania itu..&lt;br /&gt;dadz why..&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/30773884-115226638255834750?l=foctavian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://foctavian.blogspot.com/feeds/115226638255834750/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=30773884&amp;postID=115226638255834750&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115226638255834750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/30773884/posts/default/115226638255834750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://foctavian.blogspot.com/2006/07/first-day-on-blog.html' title='First Day on the Blog'/><author><name>Octavian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09780336032451508028</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1140/3307/1600/F001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
